Kabar tidak enak menimpa Timnas U-23 yang berlaga di SEA Games 2015 Singapura. Garuda Muda dikabarkan terlibat skandal pengaturan skor saat dibantai Vietnam 0-5 di babak perebutan medali perunggu. Legenda hidup sepakbola Indonesia, Rully Nere, mengomentari hal tersebut.
Rully tak percaya Garuda Muda disuap. Menurut pria Papua yang sempat menjadi tulang punggung timnas senior pada periode 1979-1989 itu, kekalahan Evan Dimas dkk murni karena kalah kelas dari dua tim tersebut.
“Saya rasa tidak sampai sejauh itu. Tuduhan itu sangat kejam untuk PSSI dan terutama untuk para pemain yang sudah berjuang. Kita harus berlapang dada dan mengakui kalau kita memang kalah kelas,” ujar Rully kepada Okezone melalui pesan singkat.
Rully pun meminta semua pihak, terutama PSSI, Menpora dan KONI lebih mementingkan pembinaan usia muda dan peningkatan fasilitas olahraga.
“Sebaiknya kita fokus membenahi pembinaan. Fasilitas tempat latihan di dalam negeri juga harus diperbaiki. Ini sangat menunjang untuk prestasi, karena bakat seorang pemain saja tidak cukup. Kita butuh sarana dan prasarana yang bagus. Kalau dibandingkan dengan Singapura atau Vietnam, kita kalah jauh,” tandasnya.
sumber: okezone



















Komentar