Liga 2

Nilai Skuad 20 Klub Championship: PSMS Teratas, Persiraja di Tengah

ACEHFOOTBALL.net — Nilai pasar skuad 20 kontestan Championship 2026/2027 memperlihatkan kesenjangan finansial yang lebar antarklub.

Data yang dikutip acehfootball.net dari akun Instagram Nusa Liga (@nusaliga), disebutkan, data-data nilai pasar yang ditampilkan bersumber dari transfermark per 15 September 2026.

PSMS Medan menjadi tim dengan nilai skuad tertinggi, mencapai Rp43,45 miliar, sedangkan PSBS Biak berada di posisi terbawah dengan Rp3,74 miliar.

Data tersebut menempatkan PSMS sebagai satu-satunya klub dengan nilai skuad di atas Rp43 miliar. Di bawahnya terdapat Semen Padang FC dengan Rp41,54 miliar, Persis Solo Rp41,37 miliar, dan PSIS Semarang Rp39,89 miliar.

Sementara itu, Persiraja Banda Aceh berada di peringkat ke-13 dengan nilai skuad Rp20,60 miliar.

Posisi Persiraja berada di tengah persaingan nilai pasar 20 klub Championship. Nilai skuad Laskar Rencong berada di bawah Deltras FC yang mencapai Rp22,42 miliar, tetapi masih di atas PSGC Ciamis dengan Rp18,42 miliar.

Berikut peringkat nilai skuad 20 klub Championship 2026/2027:

PeringkatKlubNilai Skuad
1PSMS MedanRp43,45 miliar
2Semen Padang FCRp41,54 miliar
3Persis SoloRp41,37 miliar
4PSIS SemarangRp39,89 miliar
5Kendal Tornado FCRp33,03 miliar
6PS Barito PuteraRp30,85 miliar
7Persipura JayapuraRp29,90 miliar
8PSPS RiauRp27,98 miliar
9Adhyaksa FC BekasiRp27,81 miliar
10Persela LamonganRp24,51 miliar
11Deltras FCRp22,42 miliar
12De Red FCRp22,34 miliar
13Persiraja Banda AcehRp20,60 miliar
14PSGC CiamisRp18,42 miliar
15Persiku KudusRp17,99 miliar
16Sumsel UnitedRp13,12 miliar
17RANS Nusantara FCRp12,86 miliar
18Persiba BalikpapanRp11,21 miliar
19Persikad DepokRp11,04 miliar
20PSBS BiakRp3,74 miliar

Jarak antara PSMS dan PSBS mencapai hampir Rp40 miliar. Nilai skuad PSMS tercatat sekitar sebelas kali lebih besar dibandingkan PSBS.

Namun, angka tersebut belum otomatis mencerminkan hasil di lapangan. Pekan pertama Championship sudah memperlihatkan bahwa nilai pasar dan hasil pertandingan tidak selalu berjalan beriringan.

PSBS, misalnya, yang memiliki nilai skuad paling rendah, kalah 0-5 dari Deltras FC yang nilai skuadnya mencapai Rp22,42 miliar.

Di sisi lain, RANS Nusantara FC yang berada di peringkat ke-17 dalam daftar nilai skuad justru mampu meraih kemenangan 3-2 atas Persiba Balikpapan pada laga pembuka.

Persela Lamongan yang memiliki nilai skuad Rp24,51 miliar juga membuka kompetisi dengan kemenangan 2-0 atas Persis Solo, yang secara nilai pasar berada di posisi ketiga dengan Rp41,37 miliar.

Data tersebut membuat nilai pasar lebih tepat dibaca sebagai gambaran komparatif kekuatan finansial skuad, bukan jaminan hasil pertandingan.

Bagi Persiraja, angka Rp20,60 miliar menempatkan mereka di kelompok papan tengah dalam peta nilai skuad Championship 2026/2027. Pembuktiannya tetap akan berlangsung di lapangan sepanjang kompetisi. [@nusaliga]

Harian Aceh Indonesia
BINTANG

Berita Terkait

Beri Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *