ACEHFOOTBALL.net — Semen Padang FC sukses memenuhi target tiga poin pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027.
Bertandang ke markas Persiraja Banda Aceh di Stadion H. Dimurthala, Minggu (13/9/2026) malam WIB, Kabau Sirah menang 1-0 lewat gol semata wayang Ariyanto Maring pada menit ke-71.
Kemenangan tersebut sekaligus menjawab target yang dicanangkan Pelatih Semen Padang FC, Nilmaizar, sebelum pertandingan. Ia sebelumnya memastikan timnya siap secara fisik, teknikal, taktikal, dan mental untuk menghadapi Persiraja.
“Secara fisik, secara teknikal, secara taktikal, dan mental kami siap. Target kami adalah tiga poin perdana saat menghadapi tuan rumah Persiraja besok malam,” ujar Nilmaizar saat konferensi pers sebelum pertandingan, Sabtu (12/9/2026).
Persiraja yang tampil di hadapan pendukung sendiri langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan.
Namun, pertahanan Semen Padang yang digalang duet bek tengah Igor Cukovic dan Safrudin Tahar mampu meredam serangan Laskar Rencong.
Kedua tim tampil terbuka, tetapi tidak ada gol yang tercipta hingga babak pertama berakhir. Skor tetap 0-0.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan meningkat. Kedua tim silih berganti melancarkan serangan.
Semen Padang akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-71. Berawal dari skema serangan dari sisi sayap, penyerang pengganti Risman Maring berhasil mencetak gol yang mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan tim tamu.
Tertinggal satu gol, Persiraja meningkatkan intensitas serangan. Tuan rumah bahkan unggul dalam penguasaan bola dengan 54 persen berbanding 46 persen.
Namun, Persiraja gagal memanfaatkan sejumlah peluang untuk menyamakan kedudukan. Semen Padang mampu mempertahankan keunggulan hingga wasit meniup peluit panjang.

Nilmaizar sebelumnya meminta pemain tidak terlena dengan penilaian di atas kertas dan tetap bekerja keras sepanjang pertandingan.
“Di atas kertas itu bukan membuat kami lebih hebat dari Persiraja, tapi kami harus yakin, dan itu keyakinan kami. Keyakinan itu kekuatan kami Semen Padang bagaimana mendapatkan yang terbaik,” katanya.
Semen Padang membawa 24 pemain ke Banda Aceh, sementara 11 pemain tetap berada di Padang. Beberapa pemain absen karena cedera, yakni Esteban Viscara, Novi Setiawan, Iqbal, dan Anwar Ibrahim.
Para pemain tersebut masih menjalani proses pemulihan bersama tim medis dan fisioterapis. Nilmaizar berharap mereka dapat kembali beraktivitas normal pada pekan berikutnya.
Nilmaizar juga meminta para pemain tetap membumi dan tidak gentar menghadapi Persiraja. Menurutnya, keyakinan, kemauan, dan kerja keras menjadi modal utama untuk meraih hasil terbaik.
Semen Padang memulai Championship musim ini dengan pengurangan satu poin akibat masalah administrasi dan perubahan lokasi kandang (homebase) pada awal musim kompetisi.
Keputusan tetap menggunakan Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi sebagai kandang dinilai tidak sesuai dengan pendaftaran awal sehingga memicu sanksi pengurangan satu poin berdasarkan aturan Club Licensing.
Dengan kemenangan di Banda Aceh, Semen Padang berhasil memenuhi target tiga poin yang dibawa sejak awal ke kandang Persiraja.






















