Liga 2

Deltras FC, Tim Pertama Menang Besar, Pelatih PSBS Malah Puas

Minimnya persiapan juga menjadi persoalan bagi PSBS. Miskardi menyebut timnya hanya memiliki waktu 10 hari sebelum menghadapi Deltras.

ACEHFOOTBALL.net – Deltras FC menjadi tim pertama yang meraih kemenangan besar di Pegadaian Championship 2026/27.

Menghadapi PSBS Biak di Stadion Sriwedari Solo, Minggu (13/9/2026) malam, Deltras berpesta lima gol tanpa balas.

Namun, di tengah kekalahan telak tersebut, Pelatih PSBS Biak Miskardi Hamin justru mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya.

“Saya puas dengan performa pemain meski kalah 0-5. Hasil ini juga sebagai pembelajaran untuk pemain muda agar ke depan mendapatkan hasil lebih baik lagi,” papar Miskardi seperti dilansir ileague.id.

PSBS memang tampil dengan materi pemain yang mayoritas berasal dari Elite Pro Academy (EPA).

Menghadapi Deltras yang memiliki pemain lebih matang, Badai Pasifik kesulitan mengimbangi permainan lawan.

Deltras membuka keunggulan pada menit ke-31 melalui Aulia Rahman Arif. Dua menit berselang, Wigi Pratama menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Aulia kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk membawa Deltras unggul 3-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, perubahan pemain yang lebih bugar belum mampu menghentikan laju Deltras.

I Ketut Dedi Setiyawan menambah keunggulan pada menit ke-57, sebelum Wigi Pratama menutup pesta gol Deltras pada menit ke-90.

Meski kalah lima gol tanpa balas, Miskardi menilai penampilan para pemainnya tetap layak diapresiasi.

Salah satu kendala yang dihadapi PSBS adalah absennya sejumlah pemain.

Beberapa hari sebelum pertandingan, tim mendapat informasi bahwa seorang pemain belakang harus menjalani sanksi akumulasi kartu kuning yang didapat saat masih tampil di EPA musim lalu.

“Beberapa hari jelang pertandingan, kami dapat informasi center back dapat sanksi akumulasi kartu kuning. Itu kartu kuning saat masih bertanding di EPA (musim lalu),” kata Miskardi.

“Total ada lima pemain yang kami persiapkan ternyata tidak bisa main, cedera dan sebagainya. Tetapi hal itu bukan menjadi alasan bagi kami,” imbuhnya.

Minimnya persiapan juga menjadi persoalan bagi PSBS. Miskardi menyebut timnya hanya memiliki waktu 10 hari sebelum menghadapi Deltras.

“Sebelum pertandingan melawan Deltras FC, kami hanya punya waktu persiapan selama 10 hari. Dari 10 hari, tim hanya latihan enam kali dan satu kali pertandingan uji coba,” ungkap Miskardi.

Persiapan singkat itu membuat PSBS masih membutuhkan waktu untuk membangun chemistry, terlebih sebagian besar pemain yang diturunkan merupakan pemain muda.

“Memang butuh waktu untuk membangun chemistry dan lain-lain. Tapi saya pikir pemain sudah maksimal dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya,” pungkasnya.

Perubahan lokasi pertandingan turut menjadi bagian dari persiapan PSBS. Tim yang semula hendak bertanding di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik harus bergeser ke Stadion Sriwedari Solo. []

Harian Aceh Indonesia
BINTANG

Berita Terkait

Beri Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *