Inggris

Pekan Ketiga: Man City-Arsenal Sempurna, MU Tersandung

Persaingan Premier League 2026/27 mulai menunjukkan bentuknya setelah pekan ketiga rampung digelar. Manchester City dan Arsenal menjadi dua tim yang masih sempurna dengan tiga kemenangan beruntun, sementara Liverpool akhirnya meraih kemenangan pertama.

ACEHFOOTBALL.net — Persaingan Premier League 2026/27 mulai menunjukkan bentuknya setelah pekan ketiga rampung digelar.

Manchester City dan Arsenal menjadi dua tim yang masih sempurna dengan tiga kemenangan beruntun, sementara Liverpool akhirnya meraih kemenangan pertama.

Di sisi lain, Manchester United kembali kehilangan poin setelah ditahan Everton 2-2 dalam laga dramatis. Aston Villa dan Tottenham Hotspur juga masih belum mencetak satu gol pun hingga pekan ketiga.

Berikut hasil lengkap pekan ketiga Premier League 2026/27:

Ipswich Town 0-2 Liverpool

Liverpool akhirnya meraih kemenangan perdana di bawah pelatih Andoni Iraola. Alexander Isak menjadi bintang kemenangan The Reds dengan mencetak dua gol hanya dalam sembilan menit pertama pertandingan.

Hasil ini mengakhiri dua hasil imbang Liverpool pada dua laga pembuka. Isak langsung menunjukkan ketajamannya setelah didatangkan sebagai salah satu penyerang utama Liverpool musim ini.

Newcastle United 2-2 Bournemouth

Bournemouth sempat berada di jalur kemenangan setelah unggul 2-0 melalui Marcus Tavernier dan gol bunuh diri Malick Thiaw.

Namun, Newcastle bangkit. Harvey Barnes memperkecil ketertinggalan sebelum Jacob Ramsey menyamakan kedudukan pada menit ke-88.

Newcastle tetap belum terkalahkan di bawah pelatih Matthias Jaissle. Sebaliknya, Bournemouth masih belum meraih kemenangan setelah tiga pertandingan. Bahkan, mereka menjadi tim pertama dalam sejarah Premier League yang mampu mencetak gol pembuka dalam tiga laga awal musim tetapi tidak memenangkan satu pun pertandingan tersebut.

Brentford 1-1 Sunderland

Brentford gagal mempertahankan keunggulan setelah Vitaly Janelt membawa tuan rumah unggul pada menit ke-57.

Sunderland kemudian menyamakan kedudukan melalui penalti Enzo Le Fée pada menit ke-82. Hasil ini membuat Brentford tetap belum terkalahkan dengan satu kemenangan dan dua hasil imbang.

Brighton 1-1 Leeds United

Brighton dan Leeds harus berbagi poin setelah bermain imbang 1-1.

Jayden Bogle membawa Leeds unggul pada menit ke-15, sebelum Luka Vušković menyamakan kedudukan pada menit ke-71. Leeds tetap menjadi salah satu tim yang belum terkalahkan pada awal musim.

Fulham 2-3 Crystal Palace

Crystal Palace mencatat kemenangan penting dalam laga penuh gol di Craven Cottage.

Fulham sempat dua kali unggul melalui Josh King dan César Palacios. Namun, Tyrick Mitchell mencetak dua gol untuk membawa Palace kembali ke permainan, sebelum Ben Chilwell mencetak gol kemenangan pada menit ke-77.

Kemenangan ini menjadi kemenangan pertama Palace setelah mengawali musim dengan dua kekalahan.

Manchester City 1-0 Coventry City

Manchester City melanjutkan start sempurna dengan mengalahkan Coventry City 1-0.

Erling Haaland menjadi penentu kemenangan melalui sundulan pada menit ke-26. Itu merupakan gol ketiganya di Premier League musim ini.

City kini mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan dan belum terkalahkan.

Nottingham Forest 0-0 Tottenham Hotspur

Tottenham kembali gagal mencetak gol. Spurs hanya mampu bermain imbang tanpa gol di markas Nottingham Forest.

Hasil tersebut membuat Tottenham baru mengoleksi satu poin dari tiga pertandingan dan belum mencetak satu gol pun.

Forest juga belum meraih kemenangan, tetapi sudah mengumpulkan dua poin dari tiga laga.

Hull City 0-0 Aston Villa

Hull City melanjutkan start mengejutkan dengan tetap tak terkalahkan. Tim promosi tersebut bahkan belum kebobolan dalam tiga pertandingan pertama.

Sebaliknya, Aston Villa masih mengalami masalah serius di lini depan. Mereka belum mencetak satu gol pun dalam tiga pertandingan.

Villa mencatat 13 tembakan dan unggul jauh dalam penguasaan bola, tetapi tetap gagal menembus pertahanan Hull. Mereka menjadi tim pertama dalam sejarah Premier League yang gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan pembuka pada dua musim berturut-turut.

Everton 2-2 Manchester United

Drama terjadi di Hill Dickinson Stadium. Manchester United dua kali unggul, tetapi dua kali pula Everton mampu menyamakan kedudukan.

Bryan Mbeumo membuka keunggulan United pada awal babak kedua. Tyrique George kemudian menyamakan skor pada menit ke-83.

Benjamin Sesko kembali membawa United unggul pada menit ke-88. Namun, kemenangan yang sudah di depan mata buyar setelah Ainsley Maitland-Niles mencetak gol spektakuler pada menit ke-90+6.

Hasil ini membuat Everton mengoleksi lima poin, sedangkan Manchester United baru mengumpulkan empat poin. United juga untuk kedua kalinya dalam 50 tahun terakhir kebobolan sedikitnya dua gol dalam tiga pertandingan pembuka liga, setelah sebelumnya mengalami catatan serupa pada 2020/21.

Arsenal 2-1 Chelsea

Arsenal memenangi pertandingan besar pekan ketiga dengan mengalahkan Chelsea 2-1 di Emirates Stadium.

Chelsea membuka keunggulan melalui Morgan Rogers saat laga baru berjalan dua menit. Arsenal kemudian bangkit melalui Kai Havertz pada menit ke-25.

Martin Ødegaard mencetak gol penentu pada menit ke-50 untuk memastikan Arsenal membalikkan keadaan.

Kemenangan ini membuat Arsenal menyamai Manchester City dengan sembilan poin dari tiga pertandingan. Kedua tim sama-sama mencatat tiga kemenangan, tetapi City berada di puncak klasemen karena unggul produktivitas gol.

City dan Arsenal Mulai Menjauh

Setelah tiga pekan, Manchester City dan Arsenal menjadi dua tim yang masih sempurna. Keduanya mengoleksi sembilan poin.

Hull City menjadi kejutan terbesar. Klub promosi tersebut berada di posisi ketiga dengan tujuh poin dan belum kebobolan satu gol pun.

Chelsea berada di posisi keempat dengan enam poin. Sementara Brentford, Liverpool, Newcastle, Everton dan Leeds sama-sama mengoleksi lima poin.

Di papan tengah, Brighton, Manchester United dan Sunderland mengumpulkan empat poin. Crystal Palace dan Ipswich memiliki tiga poin.

Bournemouth dan Nottingham Forest masing-masing mengoleksi dua poin.

Aston Villa dan Tottenham baru mendapatkan satu poin, sedangkan Fulham dan Coventry City masih tanpa poin.

Tiga Tim Belum Mencetak Gol

Salah satu fakta paling mencolok setelah tiga pekan adalah buruknya produktivitas Aston Villa, Tottenham dan Coventry City.

Ketiga tim tersebut sama-sama belum mencetak satu gol pun dalam tiga pertandingan pertama.

Kondisi Villa paling mengkhawatirkan karena mereka sebenarnya memiliki ambisi untuk bersaing di papan atas. Tim asuhan Unai Emery bahkan gagal mencetak gol dalam tiga laga pembuka pada dua musim berturut-turut.

Liverpool Akhirnya Menang

Liverpool akhirnya mendapatkan kemenangan pertama bersama Iraola. Dua gol Isak dalam sembilan menit menjadi sinyal positif bagi The Reds.

Kemenangan tersebut juga penting secara psikologis setelah Liverpool hanya mampu bermain imbang dalam dua pertandingan awal.

Dengan lima poin, Liverpool kini mulai merangkak ke papan atas dan menjaga jarak dari Manchester City serta Arsenal.

VAR Kembali Jadi Sorotan

Pekan ketiga juga menghadirkan sejumlah keputusan VAR penting.

Gol Riccardo Calafiori untuk Arsenal melawan Chelsea dianulir karena Ezri Konsa berada dalam posisi offside dalam proses terciptanya gol.

Di laga Nottingham Forest kontra Tottenham, gol Neco Williams juga dibatalkan setelah VAR menilai bola mengenai tangannya sebelum masuk ke gawang.

Sementara dalam laga Ipswich versus Liverpool, penalti yang sempat diberikan kepada Liverpool dibatalkan setelah VAR menemukan posisi offside Dominik Szoboszlai dalam proses terjadinya pelanggaran.

Persaingan Mulai Memanas

Tiga pekan memang masih terlalu dini untuk berbicara tentang juara. Namun, beberapa pola mulai terlihat.

Manchester City dan Arsenal langsung menunjukkan konsistensi. Hull muncul sebagai kejutan dengan pertahanan yang belum ditembus. Liverpool mulai menemukan momentum, sedangkan Chelsea harus menerima kekalahan pertama.

Di sisi lain, Manchester United masih belum stabil, sementara Tottenham dan Aston Villa menghadapi persoalan serius di lini depan.

Dengan jeda internasional setelah pekan ketiga, klub-klub kini memiliki waktu untuk mengevaluasi performa sebelum memasuki rangkaian pertandingan berikutnya. Premier League 2026/27 mulai memperlihatkan persaingan yang semakin terbuka sejak awal musim. []

Harian Aceh Indonesia
BINTANG

Berita Terkait

Beri Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *