ACEHFOOTBALL.net — Pelatih sementara Manchester United, Michael Carrick, menegaskan dirinya tidak ingin larut dalam euforia setelah kemenangan dramatis 3-2 atas Arsenal pada lanjutan Liga Inggris di Stadion Emirates, Minggu (25/1/2026).
Carrick menekankan fokus utama timnya kini adalah menjaga konsistensi menghadapi rangkaian laga krusial ke depan.
Dalam pertandingan tersebut, MU sempat tertinggal lebih dulu akibat gol bunuh diri Lisandro Martinez pada menit ke-29 saat berupaya menghalau serangan Arsenal. Namun, Setan Merah merespons dengan baik.
Delapan menit berselang, Bryan Mbeumo menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan kesalahan Martin Zubimendi. Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, MU tampil lebih agresif. Patrick Dorgu membawa tim tamu berbalik unggul lewat tendangan terukurnya pada menit ke-50.
Arsenal baru mampu menyamakan skor pada menit ke-84 melalui Mikel Merino. Saat laga tampak akan berakhir imbang, Matheus Cunha muncul sebagai pahlawan kemenangan MU lewat gol penentu di menit-menit akhir.
Tambahan tiga poin dari Emirates membawa Manchester United naik ke zona kualifikasi Liga Champions. Kemenangan ini juga menjadi yang pertama bagi MU di kandang Arsenal dalam ajang liga sejak Desember 2017.
Bagi Carrick, hasil tersebut memperpanjang catatan positifnya sejak ditunjuk sebagai pelatih interim menggantikan Ruben Amorim yang dipecat awal Januari lalu.
Dari dua laga yang telah dijalani, Carrick sukses mengantar MU meraih dua kemenangan, keduanya diraih saat menghadapi tim papan atas.
Hingga pekan ini, MU mengoleksi 38 poin, terpaut 12 poin dari Arsenal yang masih memimpin klasemen.
Meski demikian, Carrick menegaskan timnya belum mencapai apa pun. Dengan tersingkir dari dua kompetisi domestik dan menyisakan 15 laga Liga Inggris, ia menilai setiap pertandingan ke depan memiliki bobot yang semakin besar.
“Saya tidak akan terbawa suasana,” ujar Carrick kepada wartawan, dikutip dari ESPN.
Ia menambahkan, timnya masih harus terus berkembang dan menjaga kerendahan hati, meski kemenangan atas Manchester City dan Arsenal memberikan dorongan emosional serta kepercayaan diri.
Carrick juga enggan membahas peluangnya menjadi pelatih permanen di akhir musim. “Apa yang terjadi selanjutnya, saya tidak akan menjawab itu setiap pekan,” katanya.
Fokus utamanya saat ini adalah membawa MU melangkah maju, dimulai dari laga kandang melawan Fulham di Old Trafford pekan depan. [tempo.co]





















Komentar