ACEHFOOTBALL.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo segera membenahi sejumlah fasilitas Stadion Sriwedari setelah mendapat catatan dari pemilik Kendal Tornado FC, Junianto.
Catatan tersebut disampaikan Junianto kepada Wali Kota Solo, Respati Ardi, saat keduanya bertemu di tengah laga pekan ketiga Championship 2026/27 antara Kendal Tornado FC dan PS Barito Putera di Stadion Sriwedari, Sabtu (26/9/2026) sore.
Respati mengatakan, masukan dari klub menjadi perhatian Pemkot Solo karena Stadion Sriwedari digunakan sebagai kandang Kendal Tornado FC selama kompetisi musim ini.
“Jadi saya memastikan fasilitas di Stadion Sriwedari ini. Saya sampaikan kepada beliau, saya ucapkan terima kasih diberi kepercayaannya menjadi homebase untuk Kendal Tornado FC. Ini akan segera kita benahi supaya nanti di liga bisa berlangsung dan lancar,” kata Respati.
Ada sedikitnya tiga fasilitas yang menjadi perhatian, yakni posisi tiang steger yang mengganggu pandangan penonton dari tribun, kondisi lampu stadion, serta kebutuhan tambahan bangku penonton.
“Tadi nonton ada steger, itu segera kita perbaiki bagaimana caranya. Dan ada tambahan bangku, tapi tetap melindungi cagar budaya,” ujarnya.
Sebelumnya, Junianto mengungkapkan pencahayaan Stadion Sriwedari belum memenuhi standar regulasi kompetisi. Kondisi itu membuat Kendal Tornado FC mengambil inisiatif melakukan pengadaan lampu secara mandiri.
“Sudah saya sampaikan ke Mas Wali. Kemarin anak-anak bilang, Pak, lampunya tidak standar. Ya sudah kita belikan. Ini kita belikan ke Cina, Rp1 miliar. Tidak tahu nanti Mas Wali gantikan apa nanti,” ujar Junianto sambil tertawa.
Selain lampu, Junianto menyoroti posisi tiang steger yang digunakan untuk kebutuhan kamera pertandingan. Menurutnya, keberadaan tiang tersebut mengganggu pandangan penonton di tribun.
“Tadi saya juga sampaikan, Mas Wali, kalau saya nonton lihatnya steger ini. Tadi juga sudah saya sampaikan. Beliau tadi juga sudah bilang nanti segera kita perbaiki,” katanya.
Respati menegaskan Pemkot Solo berkomitmen menyediakan fasilitas yang layak bagi klub-klub yang menggunakan sarana olahraga milik pemerintah daerah.
Menurutnya, kehadiran sejumlah klub di Solo juga menjadi bagian dari pengembangan sport tourism yang memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Kita lihat bahwa sport tourism di Solo nyata adanya dan dapat membuka lapangan kerja banyak, UMKM juga laris, perhotelan laris. Tentunya ini manfaat bagi masyarakat,” tutur Respati.
Ia menambahkan, Pemkot Solo akan memberikan fasilitas secara adil kepada tiga tim yang menggunakan Kota Solo sebagai kandang pada Pegadaian Championship 2026/27.
Ketiga tim tersebut yakni Persis Solo yang bermarkas di Stadion Manahan, serta Kendal Tornado FC dan PSBS Biak yang menggunakan Stadion Sriwedari. [ileague]






















