• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber
Kamis, Juli 23, 2026
ACEHFOOTBALL.net
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • PIALA DUNIA
  • ANALISIS
  • A-SPORT
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
Kamis, Juli 23, 2026
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
No Result
View All Result

Enrique Macaya, Jurnalis Pertama yang Meliput 17 Piala Dunia

Redaksi Redaksi
Senin, 29/06/2026 - 14:52 WIB
in Piala Dunia
Enrique Macaya, Jurnalis Pertama yang Meliput 17 Piala Dunia

Enrique Macaya Márquez | Foto via fifa.com © Hak cipta foto diatas dikembalikan sepenuhnya kepada pemilik foto.

Share on FacebookShare on Twitter

ACEHFOOTBALL.net — Ketika jutaan penggemar menikmati kemegahan Piala Dunia FIFA 2026, ada satu sosok yang kembali mencatatkan sejarah.

Namanya Enrique Macaya Márquez, jurnalis asal Argentina berusia 91 tahun yang resmi menjadi wartawan pertama di dunia yang meliput 17 edisi Piala Dunia secara beruntun.

Perjalanan luar biasa itu dimulai pada Piala Dunia 1958 di Swedia. Saat itu, perjalanan dari Argentina menuju Eropa sama sekali tidak mudah.

Ia harus menempuh penerbangan dengan pesawat baling-baling yang berkali-kali singgah untuk mengisi bahan bakar, dilanjutkan perjalanan dengan kereta api, bus, hingga feri sebelum tiba di lokasi turnamen.

INFO BOLALAINNYA

Rekor-Rekor Bersejarah Pecah di Piala Dunia 2026

Rekor-Rekor Bersejarah Pecah di Piala Dunia 2026

21/07/2026 - 21:26 WIB
Statistik Menarik, Pecahkan Rekor dan Lahirkan Sejarah Baru

Statistik Menarik, Pecahkan Rekor dan Lahirkan Sejarah Baru

21/07/2026 - 09:54 WIB
Mbappe Kalahkkan Messi di Babak Knockout Piala Dunia

Kylian Mbappe Pertahankan Sepatu Emas Piala Dunia

20/07/2026 - 06:39 WIB
Rodri Raih Bola Emas, Mbappe Sabet Sepatu Emas

Rodri Raih Bola Emas, Mbappe Sabet Sepatu Emas

20/07/2026 - 06:32 WIB

“Pesawat berhenti di begitu banyak tempat untuk mengisi bahan bakar hingga saya tak lagi mengingat semuanya,” kenangnya.

Di era tersebut, teknologi penyiaran juga masih sangat sederhana. Laporan pertandingan dikirim melalui sambungan telepon internasional menuju Argentina.

“Itu benar-benar sebuah keajaiban jika siaran bisa sampai,” ujarnya.

Macaya mulai bekerja sebagai penyiar radio sejak berusia 15 tahun. Kesempatan emas datang ketika komentator utama berhalangan hadir dan ia diminta menggantikan. Sejak saat itu, kariernya terus menanjak hingga dipercaya meliput Piala Dunia pada usia 23 tahun.

Selama hampir tujuh dekade, Macaya menjadi saksi hidup berbagai momen bersejarah sepak bola dunia.

Ia menyaksikan Argentina menjuarai Piala Dunia pada 1978 dan 1986, mengikuti perjalanan karier Diego Maradona sejak mencetak gol pertama untuk tim nasional, hingga melihat langsung kejayaan Brasil pada 1970.

Namun, tim favoritnya sepanjang sejarah justru bukan Brasil maupun Argentina.

“Tim Belanda pada Piala Dunia 1974 adalah favorit saya. Mereka memainkan total football dengan kualitas teknik, pergerakan, dan kondisi fisik yang luar biasa,” katanya.

Macaya juga tumbuh di lingkungan yang sama dengan legenda sepak bola Alfredo Di Stéfano. Bahkan, semasa kecil ia beberapa kali bermain bersama calon bintang Real Madrid tersebut.

Sepanjang kariernya, Macaya bekerja di berbagai stasiun radio ternama Argentina seperti Colonia, Belgrano, Rivadavia, Mitre, La Red hingga Del Plata.

Namanya juga melejit melalui program televisi Fútbol de Primero serta sebagai kolumnis di surat kabar Clarín dan La Nación.

Meski menjadi ikon televisi, Macaya mengaku radio tetap menjadi cinta pertamanya.

“Televisi membuat saya dikenal banyak orang, tetapi saya memulai semuanya dari radio ketika berusia 15 tahun,” ujarnya.

Yang menarik, di tengah era statistik canggih dan kecerdasan buatan, metode persiapan Macaya tetap sederhana. Ketika ditanya bagaimana ia mempersiapkan diri sebelum mengomentari pertandingan, jawabannya singkat.

“Tidak melakukan apa-apa.”

Baginya, pengalaman puluhan tahun, pemahaman terhadap sepak bola, serta kemampuan membaca permainan jauh lebih penting dibanding menghafal angka-angka statistik.

“Anda harus memiliki pengetahuan, mampu mengomunikasikannya, memahami teknologi, mengerti sepak bola, dan terus belajar dari orang lain. Itulah cara menjadi lebih baik,” tuturnya.

Dari perjalanan panjang dengan pesawat baling-baling hingga meliput turnamen di era digital, Enrique Macaya Márquez bukan sekadar jurnalis. Ia telah menjadi bagian dari sejarah Piala Dunia itu sendiri.

Sumber: Fifa

Tags: headlinepiala dunia
ShareTweetPin
Previous Post

Eustaquio: Saya Merasa Seluruh Kanada Ikut Menendang

Next Post

Tahith Chong Tutup Kisah Bersejarah Curaçao di Piala Dunia

BERITA BOLA LAINNYA

Spanyol Juara Dunia, Akhiri Mimpi Messi Pertahankan Gelar

Spanyol Juara Dunia, Akhiri Mimpi Messi Pertahankan Gelar

20/07/2026 - 06:19 WIB
Rektor UTU Jagokan Argentina Juara Piala Dunia

Rektor UTU Jagokan Argentina Juara Piala Dunia

19/07/2026 - 18:21 WIB
Ketika Tiki-Taka Spanyol Diuji Mental Juara Argentina

Ketika Tiki-Taka Spanyol Diuji Mental Juara Argentina

19/07/2026 - 18:08 WIB
Eks Manajer Timnas U-19 Jagokan Spanyol Juara Dunia

Eks Manajer Timnas U-19 Jagokan Spanyol Juara Dunia

19/07/2026 - 11:41 WIB
Mbappe Kalahkkan Messi di Babak Knockout Piala Dunia

Mbappe Salip Messi, Resmi Jadi Raja Gol Sepanjang Sejarah

19/07/2026 - 10:33 WIB
Juara Eropa yang Taklukkan Dunia, Kini Spanyol Bidik Sejarah Baru

Juara Eropa yang Taklukkan Dunia, Kini Spanyol Bidik Sejarah Baru

19/07/2026 - 09:35 WIB
Kylian Mbappe Bikin Panas Daftar Pencetak Gol Terbanyak

Kylian Mbappe Bikin Panas Daftar Pencetak Gol Terbanyak

19/07/2026 - 07:32 WIB
Jelang Final Piala Dunia 2026, Messi dan Yamal Kejar Rekor Bersejarah

Jelang Final Piala Dunia 2026, Messi dan Yamal Kejar Rekor Bersejarah

18/07/2026 - 21:45 WIB
Prancis vs Inggris: The Three Lions Masih Unggul dalam Sejarah

Prancis vs Inggris: The Three Lions Masih Unggul dalam Sejarah

18/07/2026 - 17:17 WIB
Foto Viral Messi dan Bayi Lamine Yamal, Begini Kisah di Baliknya

Foto Viral Messi dan Bayi Lamine Yamal, Begini Kisah di Baliknya

18/07/2026 - 16:34 WIB
Load More

Komentar

90 MENIT TERPOPULER

  • Fakhrurrazi Quba Masuk Skuad PSMS Medan Main Liga 2

    Fakhrurrazi Quba Masuk Skuad PSMS Medan Main Liga 2

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Persiraja Persiapkan Diri Enam Pekan, Mulai Latihan 1 Agustus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Tim Pastikan Promosi ke Liga Nusantara 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Putra Aceh Bersatu di Markas PSIS Semarang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akhyar Ilyas: Skuad PSPS Riau Sudah Ada 80 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KLASEMEN

UPDATE TERBARU

Persiraja Persiapkan Diri Enam Pekan, Mulai Latihan 1 Agustus

Persiraja Persiapkan Diri Enam Pekan, Mulai Latihan 1 Agustus

21/07/2026
Catatan Cek Boy: Duel Dua Nyawa

Catatan Cek Boy: Duel Dua Nyawa

19/07/2026
Spanyol vs Argentina: Tiga Duel Kunci Penentu Juara Dunia

Adu Filosofi Sepak Bola, Spanyol Lawan Mental Juara Argentina

19/07/2026
Drama 10 Gol: Tekuk Prancis 6-4, Inggris Rebut Posisi Ketiga

Drama 10 Gol: Tekuk Prancis 6-4, Inggris Rebut Posisi Ketiga

19/07/2026
Ini Deretan Rekor Unik Piala Dunia Jelang Final Spanyol vs Argentina

Ini Deretan Rekor Unik Piala Dunia Jelang Final Spanyol vs Argentina

18/07/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia

No Result
View All Result
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • PIALA DUNIA
  • ANALISIS
  • A-SPORT
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
  • Login

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia