ACEHFOOTBALL.net – Kompetisi Liga 2 Indonesia resmi mengalami transformasi besar untuk musim 2025/2026. Menarik disimak sepak terjang Persiraja Banda Aceh pada musim ini.
Selain berganti nama menjadi Pegadaian Championship, jumlah peserta kompetisi kasta kedua ini dipangkas dari 26 menjadi hanya 20 tim.
Pengurangan jumlah peserta terjadi akibat dinamika promosi-degradasi, transformasi klub, serta restrukturisasi format liga oleh operator kompetisi. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pertandingan dan efisiensi penyelenggaraan.
Dari total 26 tim musim lalu, 12 tim dipastikan tidak lagi ambil bagian, baik karena promosi ke Liga 1 maupun terdegradasi ke Liga 3:
Tim Promosi ke Liga 1 (Super League):
PSIM Yogyakarta
Bhayangkara FC
Persijap Jepara
Tim Degradasi ke Liga 3:
Nusantara United
Persikota Tangerang
Dejan FC
Persikabo 1973
Gresik United
Persewar Waropen
Persipa Pati
RANS Nusantara FC
Persibo Bojonegoro
Komposisi 20 Peserta Musim 2025/26
14 Tim Bertahan dari Liga 2:
Persiraja Banda Aceh
PSPS Pekanbaru
PSMS Medan
Sriwijaya FC
Sumsel United (eks Persikas Subang)
Garudayaksa FC (eks PSKC Cimahi)
Adhyaksa FC
FC Bekasi City
Persiku Kudus
Persekat Tegal
Persela Lamongan
Deltras FC
Persipal Palu
Persipura Jayapura
3 Tim Degradasi dari Liga 1:
PSS Sleman
Barito Putera
PSIS Semarang
3 Tim Promosi dari Liga Nusantara:
Persikad Depok (eks Sumut United FC)
Tornado FC Kendal (eks Tornado FC Pekanbaru)
Persiba Balikpapan
Format Baru: Perebutan Tiket Promosi Lebih Ketat
Musim ini, kompetisi menggunakan sistem dua grup, masing-masing terdiri dari 10 tim. Hanya juara grup yang otomatis promosi ke Liga 1, sekaligus bertemu di final untuk memperebutkan gelar juara Pegadaian Championship 2025/26.
Sementara itu, runner-up grup akan memainkan playoff untuk memperebutkan satu tiket promosi tersisa.
Di sisi lain, tim yang finis di posisi terbawah setiap grup akan langsung degradasi ke Liga 3, sementara tim peringkat kedua terbawah akan bertanding di playoff degradasi untuk mempertahankan tempat mereka di Pegadaian Championship.
Transformasi besar ini diharapkan mampu menciptakan kompetisi yang lebih kompetitif, terstruktur, dan menarik bagi publik sepak bola Indonesia.
Format Baru, Persiraja Hadapi Tantangan Lebih Ketat
Persiraja dan 19 tim lainnya akan dibagi ke dalam dua grup, masing-masing berisi 10 tim. Hanya juara grup yang otomatis promosi ke Liga 1 (Super League), sedangkan runner-up grup harus bertarung di laga playoff demi memperebutkan satu tiket promosi terakhir.
Sementara itu, dua tim terbawah dari masing-masing grup terancam degradasi langsung ke Liga 3. Tim yang berada satu tingkat di atas posisi juru kunci akan menjalani playoff degradasi untuk mempertahankan slot di Pegadaian Championship musim berikutnya.
Kondisi ini membuat perjalanan Persiraja musim ini akan lebih menantang, sekaligus membuka peluang besar jika mampu tampil konsisten sejak awal fase grup.
Peluang Persiraja
Dengan pengalaman bertanding di kasta tertinggi beberapa musim lalu, Persiraja menjadi salah satu tim yang paling diantisipasi di Pegadaian Championship musim ini. Kehadiran pelatih anyar dan tim pelatih yang solid diharapkan mampu membawa Lantak Laju tampil kompetitif dan kembali bersaing menuju Liga 1.
Publik Aceh menaruh harapan besar agar musim ini menjadi momentum kebangkitan, setelah beberapa musim terakhir bertahan di Liga 2.




















Komentar