• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber
Selasa, Agustus 4, 2026
ACEHFOOTBALL.net
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • PIALA DUNIA
  • ANALISIS
  • A-SPORT
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
Selasa, Agustus 4, 2026
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
No Result
View All Result

5 Aturan Baru Musim 2025: Offside Makin Rumit, Kiper Dikejar Waktu

Redaksi Redaksi
Kamis, 31/07/2025 - 12:23 WIB
in Liga 2
ILeague Hadir, Sepak Bola Indonesia Masuki Era Baru?

ILeague logo | Foto via ileague.id

Share on FacebookShare on Twitter

ACEHFOOTBALL.net – Musim kompetisi Liga 1 (Super League) dan Liga 2 (Pegadaian Championship) 2025/2026 resmi menghadirkan wajah baru.

PSSI bersama I-League sebagai operator kompetisi memperkenalkan lima regulasi anyar yang akan mulai diterapkan musim ini.

Aturan-aturan tersebut dirancang untuk meningkatkan fair play, mempercepat tempo permainan, dan memperjelas keputusan wasit di lapangan.

Meski menuai respons beragam, kelima aturan ini menandai fase baru sepak bola nasional yang lebih modern dan kompetitif.

INFO BOLALAINNYA

Persiraja Persiapkan Diri Enam Pekan, Mulai Latihan 1 Agustus

Pelatih Persiraja Puas dengan Kinerja Dua Legiun Asing

03/08/2026 - 21:32 WIB
Ilham Udin: Mungkin Memang Rezeki Saya di Persiraja

Ilham Udin: Mungkin Memang Rezeki Saya di Persiraja

28/07/2026 - 15:42 WIB
Eks Arema FC, Jayus Hariono dan Dwiki Mardianto Perkuat Persiraja

Eks Arema FC, Jayus Hariono dan Dwiki Mardianto Perkuat Persiraja

27/07/2026 - 17:58 WIB
Persiraja Umumkan Tujuh Pemain, Jaya Hartono Bentuk Tim Baru

Persiraja Umumkan Tujuh Pemain, Jaya Hartono Bentuk Tim Baru

24/07/2026 - 17:06 WIB

Berikut rangkuman lengkapnya:

1. Kapten Jadi Satu-satunya Wakil Bicara
Hanya kapten yang diizinkan berdiskusi langsung dengan wasit saat terjadi insiden atau momen krusial. Dalam kasus tertentu, satu pemain tambahan dapat mendampingi—misalnya sebagai penerjemah jika kapten adalah pemain asing.

Jika kiper menjabat sebagai kapten, maka akan ditunjuk pemain lapangan sebagai perwakilan saat proses toss coin. Tujuannya, menghindari kerumunan protes dan mengurangi tekanan terhadap wasit.

2. Kiper Hanya Punya 8 Detik
Penjaga gawang kini dibatasi maksimal 8 detik memegang bola dengan tangan. Jika melewati waktu tersebut, wasit akan memberikan isyarat visual berupa lima jari sebagai peringatan.

Jika pelanggaran tetap terjadi, tim lawan diberi hadiah tendangan sudut, bukan hanya teguran. Aturan ini mendorong distribusi bola yang lebih cepat dan efisien.

3. Offside Lebih Presisi, Tapi Membingungkan
Offside kini ditentukan dari kontak pertama terhadap bola, bukan lagi saat bola dilepas oleh pemberi umpan—kecuali jika bola berasal dari lemparan kiper (tetap dihitung dari titik lepas).

Perubahan ini menimbulkan perdebatan, terutama soal istilah “kotak pertama bola” yang belum familiar bagi publik. PSSI dan perangkat pertandingan diharapkan segera memberikan sosialisasi agar wasit dan tim tidak salah memahami implementasinya.

4. Dropped Ball untuk Tim Terakhir Penguasaan
Dalam situasi bola mati karena gangguan luar (misalnya cedera atau insiden non-teknis), hanya tim yang terakhir menguasai bola yang berhak melanjutkan lewat dropped ball.

Lawan tidak diperbolehkan merebut bola langsung sampai sentuhan kedua dilakukan. Ini untuk mencegah konflik dan memperjelas siapa yang berhak atas bola.

5. Sentuhan “Tak Sengaja” oleh Non-Pemain Tak Lagi Dihukum Kartu
Sentuhan bola oleh pelatih, pemain cadangan, atau ofisial di pinggir lapangan yang tidak disengaja dan tanpa niat buruk, tidak lagi otomatis berbuah kartu atau hukuman berat.

Sebagai gantinya, wasit cukup memberikan tendangan bebas tidak langsung kepada lawan. Aturan ini menjadi pembeda antara insiden yang tak disengaja dan pelanggaran yang bersifat merugikan secara taktis.

Dengan sederet perubahan ini, kompetisi Liga Indonesia menuntut adaptasi cepat dari pelatih, pemain, dan ofisial. Tak ada ruang untuk lengah, karena bahkan satu sentuhan kecil atau keterlambatan keputusan bisa berdampak besar pada hasil pertandingan.

Musim ini, sepak bola nasional resmi memasuki era yang lebih cepat, presisi, dan profesional. Siap atau tidak, semua pihak harus bersiap menghadapi tantangan baru yang lebih kompleks dan kompetitif. [lib/rdr]

Tags: headlineindonesiakompetisiliga 1liga 2pssipt lib
ShareTweetPin
Previous Post

PSSI Gelar Pelatihan Match Commissioner untuk Kompetisi 2025/26

Next Post

Liga 2 Alami Perubahan Besar, Menakar Kans Promosi Persiraja

BERITA BOLA LAINNYA

Persiraja Persiapkan Diri Enam Pekan, Mulai Latihan 1 Agustus

Persiraja Persiapkan Diri Enam Pekan, Mulai Latihan 1 Agustus

21/07/2026 - 13:47 WIB
Fakhrurrazi Quba Masuk Skuad PSMS Medan Main Liga 2

Fakhrurrazi Quba Masuk Skuad PSMS Medan Main Liga 2

18/07/2026 - 17:12 WIB
Miftahul Hamdi Patok Target Promosi ke Liga 1

Miftahul Hamdi Patok Target Promosi ke Liga 1

17/07/2026 - 11:01 WIB
Akhyar Ilyas: Skuad PSPS Riau Sudah Ada 80 Persen

Akhyar Ilyas: Skuad PSPS Riau Sudah Ada 80 Persen

17/07/2026 - 00:41 WIB
Tiga Putra Aceh Bersatu di Markas PSIS Semarang

Tiga Putra Aceh Bersatu di Markas PSIS Semarang

16/07/2026 - 12:38 WIB
Stefano Lilipaly Resmi Gabung Semen Padang

Stefano Lilipaly Resmi Gabung Semen Padang

15/07/2026 - 22:31 WIB
Akhyar Ilyas Minta Pemain Tampil Lepas Saat Hadapi Sumsel United

Akhyar Ilyas Berlabuh ke PSPS, Askar Bertuah Pasang Target Tinggi

24/06/2026 - 14:28 WIB
Stefan Keeltjes Bertahan di Kendal Tornado, Incar Tiket Promosi

Stefan Keeltjes Bertahan di Kendal Tornado, Incar Tiket Promosi

10/06/2026 - 17:06 WIB
Tiga Eks Liga 1 Calon Lawan Persiraja Musim Depan

Tiga Eks Liga 1 Calon Lawan Persiraja Musim Depan

24/05/2026 - 00:30 WIB
Baru Juara, Widodo Cahyono Putro Langsung Dibajak PSIS

Baru Juara, Widodo Cahyono Putro Langsung Dibajak PSIS

19/05/2026 - 00:52 WIB
Load More

Komentar

90 MENIT TERPOPULER

  • Persiraja Persiapkan Diri Enam Pekan, Mulai Latihan 1 Agustus

    Pelatih Persiraja Puas dengan Kinerja Dua Legiun Asing

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ilham Udin: Mungkin Memang Rezeki Saya di Persiraja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nasib Liga 1 Tak Menentu, Persiraja Akan Pulang Ke Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Zidane Latih Timnas Prancis, Gaji Tembus Rp111 Miliar per Tahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Bola Aceh Jangan Seperti Seulawah RI 001

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KLASEMEN

UPDATE TERBARU

Real Madrid Tidak Butuh Revolusi, Kata Carvajal

Zidane Latih Timnas Prancis, Gaji Tembus Rp111 Miliar per Tahun

30/07/2026
Eropa ‘Latin’ vs Amerika Latin, Siapa yang Jadi Raja Dunia?

Sepak Bola Aceh Jangan Seperti Seulawah RI 001

30/07/2026
Persada U-17 Abdya Pulang, Ribuan Warga Sambut Sang Juara

Persada U-17 Abdya Pulang, Ribuan Warga Sambut Sang Juara

28/07/2026
Persela Lamongan Vs PSS Sleman: Fahri Siap Pertahankan Rekor Sempurna?

Kiper Asal Aceh Muhammad Fahri Resmi Perkuat Bhayangkara FC

27/07/2026
Madon, Siap Pertajam Lini Serang Adhyaksa FC

Madon, Siap Pertajam Lini Serang Adhyaksa FC

26/07/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia

No Result
View All Result
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • PIALA DUNIA
  • ANALISIS
  • A-SPORT
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
  • Login

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia