• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber
Jumat, Juni 12, 2026
ACEHFOOTBALL.net
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • PIALA DUNIA
  • ANALISIS
  • A-SPORT
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
Jumat, Juni 12, 2026
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
No Result
View All Result

Naturalisasi di Mata Putra Pemilik PSAA Abulyatama

Harmain Harmain
Minggu, 30/08/2020 - 18:43 WIB
in Bolanesia
Naturalisasi

DR H Muammar Khadafi, kritisi soal naturalisasi | Foto via dpr.go.id

Share on FacebookShare on Twitter

ACEHFOOTBALL.net — Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) diminta lebih fokus pada pembinaan atlet untuk mendulang prestasi, ketimbang naturalisasi. Karena itu, patut didorong peningkatan prestasi.

Hal itu diutarakan anggota DPR-RI Muhammad Kadafi selaras dengan prestasinya meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang telah diraih Kemenpora.

“Itu penantian selama 10 tahun. Maka kita harap juga prestasi atlet bisa berbanding lurus,” kata Kadafi di Jakarta, Jumat (28/8/2020). Kadafi adalah putra dari pendiri PSAA Abulyatama, H Rusli Bintang.

Pernyataan Kadafi mengenai prestasi atlet ini berkaitan dengan persoalan naturalisasi yang saat ini menjadi isu publik. Upaya naturalisasi atlet ini tak hanya kalangan atlet sepakbola namun juga pada cabang olahraga lainnya, misalnya olahraga basket.

INFO BOLALAINNYA

Persiraja Berharap Ikut Piala Presiden, Ini Kata Manajemen

Piala Presiden 2026 Resmi Digelar, 2 Klub Aceh Siap Tempur

14/05/2026 - 20:57 WIB
Delapan Tim Melaju ke 8 Besar EPA U-19, Persiraja Terbenam

Delapan Tim Melaju ke 8 Besar EPA U-19, Persiraja Terbenam

07/05/2026 - 15:19 WIB
Persiraja U-19 Kembali Tumbang dari Skuat Sumsel United

Persiraja U-19 “Incar” Kekalahan Ketujuh EPA Championship

02/05/2026 - 07:14 WIB
Misi Tiga Poin, Persiraja U-19 Hadapi Ujian Berat Sumsel United

Tak Kunjung Menang, Persiraja Menderita di EPA Championship

30/04/2026 - 15:43 WIB

“Sebaiknya, kita mendorong dan bekerja keras untuk peningkatan prestasi atlet-atlet Indonesia, bukan memilih jalan pintas naturalisasi,” kata Kadafi yang disebut-sebut pernah menjadi atlet balap pada PON 2008 silam.

Bahkan, Kadafi mengatakan belum melihat nilai positifnya dari naturalisasi atlet tersebut. “Sekarang yang harus dilihat adalah apakah naturalisasi atlet itu memiliki dampak positif untuk atlet-atlet Indonesia atau tidak.

“Jika tidak ada nilai positifnya, maka lebih baik kita fokus saja bagaimana mengembangkan para atlet muda di Indonesia agar lebih berkualitas,” kata Kadafi menambahkan.

Menurut Kadafi, dibanding naturalisasi atlet lebih baik mengundang pelatih-pelatih yang berkompeten. “Jauh lebih bermanfaat. Karena mengenai atlet ini berkaitan dengan tim olahraga, bukan untuk perorangan,”

“Bahkan pelatih-pelatih yang berkompeten dapat menularkan ilmu-ilmunya kepada pelatih-pelatih di Indonesia, itu lebih positif. Kalau naturalisasi kan kesannya hanya mencari jalan pintas saja,” tutup dia.

Naturalisasi atlet, kata Kadafi, juga dapat mengganggu semangat para atlet Indonesia. “Mental mereka drop, seakan-akan usaha keras mereka selama ini tidak diapresiasi sama sekali,”

“Ini tidak baik bagi perkembangan atlet, sebab telah memupus harapan mereka, dan merusak semangat juang mereka selama ini. Saya kira, pemerintah dan pengurus cabang olahraga perlu memperhatikan soal-soal seperti ini. Kita juga harus lihat tujuan utama dari kegiatan olahraga kita,” katanya.

Sebetulnya, kata Kadafi, yang paling penting adalah menyelesaikan inti persoalan pada dunia olahraga. “Misalnya, apakah sudah ada kurikulum pembinaan yang seragam dalam dunia olahraga atau tidak, bagaimana dengan kestabilan kompetisinya,”

Selain itu, juga bagaimana dengan pengurus cabang olahraga apakah memiliki roadmap untuk atlet-atletnya. Ini semua yang perlu diluruskan,” katanya.

Selain itu, kata Kadafi, persoalan itu juga akan berkaitan dengan sarana dan prasarana bagi atlet serta jaminan masa depan para atlet.

“Misalnya, ketika membangun sarana olahraga, apakah ini terintegrasi dengan dunia pendidikan atau tidak. Jika fasilitas-fasilitas ini terintegrasi dengan dunia pendidikan maka atlet-atlet yang menggunakan adalah mereka yang berada dalam dunia pendidikan. Artinya selain bersekolah mereka juga adalah atlet,” katanya.

|

Tags: kemenporasepakbola indonesia
ShareTweetPin
Previous Post

Diari Akmal: Saat Arsenal Juara Community Shield

Next Post

RD: Zulfiandi Mulai Kembali ke Level Tertinggi

BERITA BOLA LAINNYA

Persiraja U-19 Jalani Empat Laga Tanpa Kemenangan

Terpuruk di Dasar Klasemen, Persiraja U-19 Kembali Tumbang

23/04/2026 - 15:17 WIB
Persiraja U-19 Kembali Tumbang dari Skuat Sumsel United

Persiraja U-19 Kembali Tumbang dari Skuat Sumsel United

19/04/2026 - 13:32 WIB
Persiraja U-19 Jalani Empat Laga Tanpa Kemenangan

Persiraja U-19 Jalani Empat Laga Tanpa Kemenangan

16/04/2026 - 11:06 WIB
Liga 4 Aceh: 17 Klub Adu Gengsi, Gayo Lues Jadi Tuan Rumah Pembuka

Putaran Nasional Liga 4 Segera Bergulir, Diikuti 64 Klub

07/04/2026 - 19:39 WIB
Nova Arianto Pantau Talenta Muda di Elite Pro Academy U19

Nova Arianto Pantau Talenta Muda di Elite Pro Academy U19

03/04/2026 - 17:58 WIB
Persiraja U19 Bidik Kebangkitan saat Hadapi Persiba Balikpapan

Persiraja U19 Bidik Kebangkitan saat Hadapi Persiba Balikpapan

03/04/2026 - 17:41 WIB
Beckham Putra Cari Menit Tampil di Timnas Indonesia

Beckham Putra Cari Menit Tampil di Timnas Indonesia

26/03/2026 - 14:44 WIB
Suhada, Striker Muda Juang FC Dipanggil Timnas Pelajar U-17

Suhada, Striker Muda Juang FC Dipanggil Timnas Pelajar U-17

08/03/2026 - 01:39 WIB
Jadwal Pekan Ke-5: Ada Duel Tim Papan Bawah di Grup Barat

Pekan ke-21: Persaingan Promosi Memanas, Derbi Sumsel Tersaji

24/02/2026 - 20:59 WIB
Sentuhan Pelatih Asal Aceh Antar Unaaha FC Juara Liga 4 Sultra

Sentuhan Pelatih Asal Aceh Antar Unaaha FC Juara Liga 4 Sultra

24/02/2026 - 20:49 WIB
Load More

Komentar

90 MENIT TERPOPULER

  • Ini Pembagian 12 Grup Piala Dunia dan Peta Persaingannya

    Ini Pembagian 12 Grup Piala Dunia dan Peta Persaingannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PSAP dan Al Farlaky Gagal ke 32 Besar Liga 4 Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelatih Aceh Ini Bersiap Cetak Sejarah Bersama Tim Sulawesi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 10 Skuad Termahal di Piala Dunia 2026: Prancis Rajanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Shin Tae-yong Janjikan Persija Lebih Menyerang Musim Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KLASEMEN

UPDATE TERBARU

Korea Selatan Akhiri Penantian 16 Tahun di Piala Dunia

Korea Selatan Akhiri Penantian 16 Tahun di Piala Dunia

12/06/2026
Ditolak AS, Omar Artan Disambut Bak Pahlawan di Somalia

Ditolak AS, Omar Artan Disambut Bak Pahlawan di Somalia

10/06/2026
Stefan Keeltjes Bertahan di Kendal Tornado, Incar Tiket Promosi

Stefan Keeltjes Bertahan di Kendal Tornado, Incar Tiket Promosi

10/06/2026
Shin Tae-yong Janjikan Persija Lebih Menyerang Musim Depan

Shin Tae-yong Janjikan Persija Lebih Menyerang Musim Depan

10/06/2026
Wasit Terbaik Afrika Gagal Tampil di Piala Dunia 2026

Wasit Terbaik Afrika Gagal Tampil di Piala Dunia 2026

10/06/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia

No Result
View All Result
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • PIALA DUNIA
  • ANALISIS
  • A-SPORT
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
  • Login

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia