• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber
Rabu, Mei 13, 2026
ACEHFOOTBALL.net
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • A-SPORT
  • ANALISIS
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
No Result
View All Result

Naturalisasi di Mata Putra Pemilik PSAA Abulyatama

Harmain Harmain
Minggu, 30/08/2020 - 18:43 WIB
in Bolanesia
Naturalisasi

DR H Muammar Khadafi, kritisi soal naturalisasi | Foto via dpr.go.id

Share on FacebookShare on Twitter

ACEHFOOTBALL.net — Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) diminta lebih fokus pada pembinaan atlet untuk mendulang prestasi, ketimbang naturalisasi. Karena itu, patut didorong peningkatan prestasi.

Hal itu diutarakan anggota DPR-RI Muhammad Kadafi selaras dengan prestasinya meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang telah diraih Kemenpora.

“Itu penantian selama 10 tahun. Maka kita harap juga prestasi atlet bisa berbanding lurus,” kata Kadafi di Jakarta, Jumat (28/8/2020). Kadafi adalah putra dari pendiri PSAA Abulyatama, H Rusli Bintang.

Pernyataan Kadafi mengenai prestasi atlet ini berkaitan dengan persoalan naturalisasi yang saat ini menjadi isu publik. Upaya naturalisasi atlet ini tak hanya kalangan atlet sepakbola namun juga pada cabang olahraga lainnya, misalnya olahraga basket.

INFO BOLALAINNYA

Persiraja U19 Bidik Kebangkitan saat Hadapi Persiba Balikpapan

Persiraja U19 Bidik Kebangkitan saat Hadapi Persiba Balikpapan

03/04/2026 - 17:41 WIB
Beckham Putra Cari Menit Tampil di Timnas Indonesia

Beckham Putra Cari Menit Tampil di Timnas Indonesia

26/03/2026 - 14:44 WIB
Suhada, Striker Muda Juang FC Dipanggil Timnas Pelajar U-17

Suhada, Striker Muda Juang FC Dipanggil Timnas Pelajar U-17

08/03/2026 - 01:39 WIB
Jadwal Pekan Ke-5: Ada Duel Tim Papan Bawah di Grup Barat

Pekan ke-21: Persaingan Promosi Memanas, Derbi Sumsel Tersaji

24/02/2026 - 20:59 WIB

“Sebaiknya, kita mendorong dan bekerja keras untuk peningkatan prestasi atlet-atlet Indonesia, bukan memilih jalan pintas naturalisasi,” kata Kadafi yang disebut-sebut pernah menjadi atlet balap pada PON 2008 silam.

Bahkan, Kadafi mengatakan belum melihat nilai positifnya dari naturalisasi atlet tersebut. “Sekarang yang harus dilihat adalah apakah naturalisasi atlet itu memiliki dampak positif untuk atlet-atlet Indonesia atau tidak.

“Jika tidak ada nilai positifnya, maka lebih baik kita fokus saja bagaimana mengembangkan para atlet muda di Indonesia agar lebih berkualitas,” kata Kadafi menambahkan.

Menurut Kadafi, dibanding naturalisasi atlet lebih baik mengundang pelatih-pelatih yang berkompeten. “Jauh lebih bermanfaat. Karena mengenai atlet ini berkaitan dengan tim olahraga, bukan untuk perorangan,”

“Bahkan pelatih-pelatih yang berkompeten dapat menularkan ilmu-ilmunya kepada pelatih-pelatih di Indonesia, itu lebih positif. Kalau naturalisasi kan kesannya hanya mencari jalan pintas saja,” tutup dia.

Naturalisasi atlet, kata Kadafi, juga dapat mengganggu semangat para atlet Indonesia. “Mental mereka drop, seakan-akan usaha keras mereka selama ini tidak diapresiasi sama sekali,”

“Ini tidak baik bagi perkembangan atlet, sebab telah memupus harapan mereka, dan merusak semangat juang mereka selama ini. Saya kira, pemerintah dan pengurus cabang olahraga perlu memperhatikan soal-soal seperti ini. Kita juga harus lihat tujuan utama dari kegiatan olahraga kita,” katanya.

Sebetulnya, kata Kadafi, yang paling penting adalah menyelesaikan inti persoalan pada dunia olahraga. “Misalnya, apakah sudah ada kurikulum pembinaan yang seragam dalam dunia olahraga atau tidak, bagaimana dengan kestabilan kompetisinya,”

Selain itu, juga bagaimana dengan pengurus cabang olahraga apakah memiliki roadmap untuk atlet-atletnya. Ini semua yang perlu diluruskan,” katanya.

Selain itu, kata Kadafi, persoalan itu juga akan berkaitan dengan sarana dan prasarana bagi atlet serta jaminan masa depan para atlet.

“Misalnya, ketika membangun sarana olahraga, apakah ini terintegrasi dengan dunia pendidikan atau tidak. Jika fasilitas-fasilitas ini terintegrasi dengan dunia pendidikan maka atlet-atlet yang menggunakan adalah mereka yang berada dalam dunia pendidikan. Artinya selain bersekolah mereka juga adalah atlet,” katanya.

|

Tags: kemenporasepakbola indonesia
ShareTweetPin
Previous Post

Diari Akmal: Saat Arsenal Juara Community Shield

Next Post

RD: Zulfiandi Mulai Kembali ke Level Tertinggi

BERITA BOLA LAINNYA

Sentuhan Pelatih Asal Aceh Antar Unaaha FC Juara Liga 4 Sultra

Sentuhan Pelatih Asal Aceh Antar Unaaha FC Juara Liga 4 Sultra

24/02/2026 - 20:49 WIB
Dua Klub Korea Selatan Memilih Training Camp di Bali

Dua Klub Korea Selatan Memilih Training Camp di Bali

14/02/2026 - 12:37 WIB
Erick Thohir Serukan Pembersihan Praktik Pemain Titipan dalam Sepak Bola

PSSI Segarkan Komite Yudisial, Erick Thohir Dorong Penegakan Disiplin Lebih Profesional

16/09/2025 - 21:55 WIB
103 Tim Berebut Tahta, Piala Soeratin Nasional 2025 Panaskan Tiga Kota

103 Tim Berebut Tahta, Piala Soeratin Nasional 2025 Panaskan Tiga Kota

04/09/2025 - 20:59 WIB
Tim Aceh Hadapi Persaingan Ketat di Piala Soeratin Nasional

Tim Aceh Hadapi Persaingan Ketat di Piala Soeratin Nasional

29/08/2025 - 11:17 WIB
PSSI Tunjuk Alexander Zwiers sebagai Direktur Teknik Baru

PSSI Tunjuk Alexander Zwiers sebagai Direktur Teknik Baru

25/08/2025 - 17:32 WIB
PSSI Gelar Piala Kemerdekaan di Medan, Ini Target Besarnya

PSSI Gelar Piala Kemerdekaan di Medan, Ini Target Besarnya

01/08/2025 - 09:08 WIB
PSSI Gelar Pelatihan Match Commissioner untuk Kompetisi 2025/26

PSSI Gelar Pelatihan Match Commissioner untuk Kompetisi 2025/26

31/07/2025 - 11:25 WIB
AFC Kabulkan Permintaan PSSI, Jadwal Timnas Indonesia Disesuaikan

AFC Kabulkan Permintaan PSSI, Jadwal Timnas Indonesia Disesuaikan

25/07/2025 - 19:55 WIB
PSSI: Indonesia Butuh 36 Ribu Pelatih, Baru Tersedia 15 Ribu

PSSI: Indonesia Butuh 36 Ribu Pelatih, Baru Tersedia 15 Ribu

23/07/2025 - 08:27 WIB
Load More

Komentar

90 MENIT TERPOPULER

  • Euforia Meledak, Tiket Final PSS vs Garudayaksa Ludes 30 Menit

    Euforia Meledak, Tiket Final PSS vs Garudayaksa Ludes 30 Menit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adilson Silva Sabet Top Scorer, Tocantins Jadi Pemain Terbaik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Borneo FC Nikahi Gadis Cantik Asal Pulau Dewata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Putra Aceh Ikut Antar Adhyaksa FC Promosi ke Liga 1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Casemiro Dukung Michael Carrick Jadi Pelatih Permanen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KLASEMEN

UPDATE TERBARU

Gustavo Tocantins Tetap Bersinar Meski PSS Gagal Juara

Gustavo Tocantins Tetap Bersinar Meski PSS Gagal Juara

12/05/2026
Adilson Silva Sabet Top Scorer, Tocantins Jadi Pemain Terbaik

Adilson Silva Sabet Top Scorer, Tocantins Jadi Pemain Terbaik

10/05/2026
Garudayaksa Juara Championship Usai Bungkam PSS Lewat Adu Penalti

Garudayaksa Juara Championship Usai Bungkam PSS Lewat Adu Penalti

10/05/2026
Tiga Putra Aceh Ikut Antar Adhyaksa FC Promosi ke Liga 1

Tiga Putra Aceh Ikut Antar Adhyaksa FC Promosi ke Liga 1

09/05/2026
Adhyaksa FC Tekuk Persipura, Segel Tiket Terakhir Promosi

Adhyaksa FC Tekuk Persipura, Segel Tiket Terakhir Promosi

09/05/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia

No Result
View All Result
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • A-SPORT
  • ANALISIS
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
  • Login

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia