ACEHFOOTBALL — Pengumuman pelatih tim nasional untuk U-19 dan timnas senior diundur sampai waktu yang belum ditentukan. Peluang dua pelatih dari generasi yang berbeda, Nil Maizar dan Rahmad Darmawan imbang.
Sempat dikabarkan, Indra Sjafri yang juga jadi kandidat pelatih timnas senior mengundurkan diri karena lebih fokus ke klub Bali United. Sementara itu, RD, inisial Rahmad Darmawan, juga masih menghormati kontraknya bersama klub Malaysia, T-Team.
Otomatis, pelatih timnas senior akan kembali jatuh ke tangan pelatih Semen Padang, Nil Maizar. Salah satu anggota expert panel PSSI yang menyeleksi ketiga pelatih, Emral Abus mengatakan, kans ketiganya sama.
Tentang masalah pengunduran diri Indra Sjafri, menurut Emral Abus, bukan masalah bagi timnya. Pasalnya, pengunduran diri pelatih Bali United itu baru melalui telepon.
“Saya yang memintanya untuk tetap hadir. Soalnya PSSI memanggilnya dengan surat resmi. Artinya, kalau tidak mau jangan via telepon,” kata Emral.
“Indra pun datang ke Jakarta memenuhi panggilan PSSI untuk mengikuti tahap pemaparan program kandidat. Kalau belakangan ia juga akhirnya mundur, itu haknya. Kalau itu terjadi, tinggal Nil dan RD yang akan bersaing,” lanjutnya.
Salah satu kalimat bijak Nil Maizar di Twitter beberapa waktu lalu.
Apa yang kita pikir dan lakukan disaat Ini menentukan apa yang Akan terjadi kepada kita di masa Depan.
— nilmaizar (@nilmaizar) 2 Mei 2016
Editor: Indra




















Komentar