
Turnamen Piala Presiden 2015 tinggal menanti babak final. Laga pamungkas akan mempertemukan Persib Bandung dengan Sriwijaya FC pada Minggu (18/10/2015) mendatang.
Kedua tim ini akan tampil pada laga puncak setelah berhasil menyingkirkan lawan-lawannya.
Maung Bandung lolos ke final setelah menyingkirkan Mitra Kukar. Persib berhasil menang 3-1 pada leg kedua Semifinal (10/10), setelah pada leg pertama (4/10) lalu kalah 1-0. Agregat 3-2 pun sudah cukup mengantarkan Persib lolos ke final.
Sedangkan Sriwijaya FC, berhasil menjungkalkan prediksi banyak pihak yang lebih menjagokan Arema Cronus lolos ke final. SFC berhasil menahan imbang Arema 1-1 pada leg pertama (3/10) lalu. Kemudian anak asuh Benny Dollo ini mengalahkan Singo Edan dengan skor 2-1 pada leg kedua Minggu (11/10) kemarin. Hasil tersebut mengantarkan SFC lolos ke final untuk berjumpa Persib.
Namun belum jelasnya venue pertandingan final Piala Presiden 2015, ditanggapi dengan santai olehkubu SFC. Jajaran Manajemen SFC tidak mempersoalkan jika final diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), I Wayan Dipta (Bali), ataupun Manahan (Solo).
Pertandingan final Piala Presiden rencananya digelar pekan depan ini masih menunggu hasil koordinasi pihak Mahaka Sports selaku penyelenggara turnamen dengan Kepolisian Republik Indonesia.
“Kami tidak ada kepentingan sama sekali. Apapun hasil Semifinal leg kedua malam (kemarin) ini, menang atau kalah, SFC tetap siap berlaga di manapun. Kami hanya menjalani semua pertandingan dengan profesional,” ujar Manajer SFC, Robert Heri, seperti dilansir Bola.com.
Menurut Robert Heri, setelah melihat hasil pertandingan semifinalis lain yang dimenangkan Persib, kemungkinan besar laga Final batal digelar di SUGBK seperti rencana awal dulu.
“Jika pertandingan final digelar di Jakarta kasihan Persib, karena ada gesekan suporter mereka dengan suporter Persija. Bisa jadi pertandingan terakhir dilaksanakan di Bali,” sambung Robert Heri.
Sementara itu, Pelatih SFC, Beny Dollo, sudah mempunyai sejumlah opsi rencana untuk anak asuhnya untuk persiapan laga final dalam sepekan ini.
“Jika final dimainkan di Jakarta, maka kami akan langsung bergeser. Namun bila di Bali, maka kami akan tetap di Solo untuk berlatih dengan pertimbangan pemain akan lebih fokus dan fasilitas latihan disini lebih lengkap,” jelas Bendol, sapaan akrab mantan pelatih Persija Jakarta dan Arema itu.
Editor: Indra




















Komentar