Tim Sembilan bentukan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mencurigai akan adanya rekayasa dalam penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang rencananya bakal digelar di Surabaya pada April 2015 mendatang. Tim Sembilan pun mengancam akan mencekal pelaksanaan KLB PSSI 2015 tersebut.
Hal tersebut menjadi salah satu bahasan dalam pembicaraan antara Tim Sembilan dengan Komisi X DPR-RI beberapa waktu lalu. “Ada topik seputar rencana Kogres Luar Biasa (KLB) PSSI yang katanya digelar April 2015,” ungkap Djoko Susilo, salah seorang anggota Tim Sembilan, belum lama ini.
“Buktinya (indikasi rekayasa di KLB PSSI 2015 sudah terlihat jelas, wajah lama yang muncul sebagai calonnya (Ketua Umum PSSI),” tambahnya.
“Sangat memungkinkan Tim Sembilan memberikan rekomendasi agar kepolisian tidak memberi izin atas penyelenggaran kongres PSSI tersebut,” ujarnya tegas.
Tidak hanya akan mencekal KLB PSSI 2015, Djoko Susilo atas nama Tim Sembilan juga mewacanakan perombakan total di tubuh PSSI dengan menyingkiran orang-orang lama yang ditengarai sebagai biang masalah selama ini.
“Potong satu generasi, ini sudah jelas-jelas menjadi jawaban semua karut marut,” tukas Djoko Susilo.
Sebelumnya, Menpora Imam Nahrawi menyebut bahwa selama ini PSSI berlindung di balik Statuta FIFA agar posisinya tidak diusik pihak lain. Imam Nahrawi bahkan menduga, PSSI telah menyalah-gunakan Statuta FIFA tersebut untuk kepentingannya sendiri.
“Jangan-jangan itu (Statuta FIFA) hanya cara untuk menakut-nakuti kita saja. Maka beri kesempatan kami untuk mengalami Statuta FIFA,” ujar Menpora.
“Pemerintah punya hak mengawasi seluruh cabang olahraga. Kita dilindungi oleh Undang-undang. Maka kita lakukan sesuai Undang-undang,” pungkas politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
Sumber: Sidomi




















Komentar