Kecurangan Sumsel Bisa Bikin Aceh Terancam tak Lolos PON?

Tim Porwil Aceh | Foto: Ist

ACEHFOOTBALL.net — Aksi mutasi atlet sepakbola yang dilakukan tim  Sumatera Selatan (Sumsel) berbuntut panjang. Kini, Sumatera Utara yang merasa dirugikan mengajukan protes kepada Panitia Disiplin.

Imbas dari protes ini bisa berdampak besar terhadap posisi klasemen akhir Grup B cabor sepakbola Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) X Sumatera 2019 di Bengkulu.

Saat ini, Aceh menguasai klasemen dengan nilai 10 hasil empat kali bertanding dengan rincian tiga kali menang, satu kali imbang. Sedangkan Sumut ada diposisi kedua dengan nilai lima.

Posisi skuat tanah Rencong dipuncak bisa saja digeser Sumatera Utara, jika gugatan Sumut terhadap tim Sumsel dikabulkan.

Dengan begitu, poin Sumut akan bertambah menjadi 7 dan berpeluang menjadi juara grup, jika pada laga terakhir mampu meraih kemenangan minimal 2-0 atas Kepri.

Sebelumnya, Sumut dan Sumsel bermain imbang 1-1 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Padang Panjang, Kota Manna, Bengkulu Selatan.

Dikutip ACEHFOOTBALL,net dari Waspada.id, sebelumnya Sumut mengajukan surat keberatan kepada Pandis Porwil X Sumatera 2019 terkait legalitas keabsahan tiga pemain Sumsel yang diturunkan saat bertanding melawan Sumut pada Sabtu (26/10/2019).

Dalam surat keberatan yang diajukan pihak Sumut, disebutkan di dalam tim Sumsel terdapat tiga pemain asal Medan yang telah mengikuti Porwilsu 2018 dan Porprovsu 2019 yang perpindahannya berdasarkan peraturan KONI tentang perpindahan atlet minimal dua tahun.

Ketika pemain tersebut adalah Wilwar Dwi Sukma (striker), Nurdian Syahputra Chaniago (gelandang) dan ANjar Ariansyah (bek). Untuk itu pihak Sumut dalam suratnya meminta panitia cabor Sepakbola Porwil Sumatera menindaklanjuti perihal keabsahan ketiga pemain tersebut.

Atas surat keberatan tersebut, Pandis sudah menggelar sidang pada Selasa (29/10/19). Pihak Sumut diwakili Ir Fityan Hamdi didampingi Yanto dari Sekretariat KONI Sumut menghadiri sidang sesuai surat undangan PB Porwil pada pukul 13.00 WIB.

Sidang dipimpin Ketua Bidang Pertandingan Irwan Alwi didampingi Bogy, anggota bidang pertandingan dan Pandis serta Sekum Asprov PSSI Bengkulu.

Namun, Sumsesl hingga berakhirnya sidang pukul 14.00 WIB tidak hadir dan sidang belum memutuskan apapun. “Keputusannya Rabu (30/10/19) hari ini, semoga sesuai yang kami harapkan,” ujar Fityan.

Dijelaskan, sesuai dengan pasal 33 atay (4) poin 4, jika tuduhan Sumut terbukti, maka ketiga pemain tersebut di atas akan dicabut validitasnya. “Dengan begitu, sesuai sanksi pasal 33 ayat 5 poin a, b, dan c, maka Sumsel akan dinyatakan kalah 0-3 ata Sumut,” jelas dia.

1 KOMENTAR

  1. Pokok nya kalo Aceh juara .. kalian ajak mama ayah nenek kakek kalian ..kalian protes biar GC juara..dasar bangsat..udah di bantu di liga 2 tidak berterima kasih ..Medan anjing kau.. datang ke Aceh tak buat kapok pemain mu nanti di lapangan bangsat kau

Tinggalkan Balasan