Bola Aceh

Khairu Salih, Jebolan Lambhuk FA Gabung Garudayaksa FC U-20

Khairu lolos seleksi PPLP Aceh. Selama tiga tahun menjalani pembinaan di sana, ia mengasah kemampuan teknis, kedisiplinan, dan mental bertanding.

ACEHFOOTBALL.net — Khairu Salih, jebolan Lambhuk Football Academy (Lambhuk FA), dipercaya memperkuat Garudayaksa FC U-20 pada kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 musim 2026/2027.

Pemain muda asal Aceh itu menapaki perjalanan panjang sebelum mendapat kesempatan tampil di kompetisi elite usia muda tersebut. Ia memulai karier sepak bolanya bersama Lambhuk FA pada 2019, saat berusia 11 tahun.

Bersama Lambhuk FA, Khairu tampil di Piala Danone dan turut mengantarkan tim tersebut menembus delapan besar Zona Aceh. Pada masa itu, ia juga pernah menjadi anak gawang Persiraja Banda Aceh.

Memasuki usia 16 tahun, Khairu lolos seleksi Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) Aceh. Selama tiga tahun menjalani pembinaan di lembaga tersebut, ia mengasah kemampuan teknis, kedisiplinan, dan mental bertanding.

Pada 2025, Khairu turut memperkuat tim Kota Banda Aceh yang berhasil lolos ke Pekan Olahraga Aceh (PORA), setelah menunggu sekitar 12 tahun.

Menjelang akhir 2025, ia kembali mendapat kepercayaan memperkuat Persiraja Banda Aceh U-19 dalam kompetisi EPA Liga 2 musim 2025/2026. Kini, ia melangkah ke level berikutnya bersama Garudayaksa FC U-20 di EPA Liga 1 musim 2026/2027.

Presiden Lambhuk FA, Darmansyah Putra, ST, menyampaikan kebanggaannya atas perkembangan Khairu sejak bergabung dengan akademi tersebut pada usia 11 tahun.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga melihat perjalanan Khairu Salih. Kami masih ingat ketika ia memulai langkahnya bersama Lambhuk FA, saat usianya baru 11 tahun. Dulu, ia masih menjadi anak gawang. Hari ini, Allah memberikan jalan baginya untuk terus berkembang dan mendapatkan kesempatan bermain di Elite Pro Academy Liga 1 bersama Garudayaksa FC,” ujar Darmansyah.

Ia berharap Khairu terus meningkatkan kemampuan, menjaga disiplin, dan tetap rendah hati dalam menjalani kariernya.

“Pesan kami, teruslah belajar, tetap rendah hati, jaga disiplin, hormati pelatih, dan jangan pernah melupakan tempat di mana perjalananmu dimulai. Perjalanan masih panjang. Jangan cepat puas, karena kesempatan hari ini adalah tanggung jawab untuk menjadi lebih baik esok hari,” katanya.

Darmansyah menilai pencapaian Khairu dapat menjadi motivasi bagi pemain muda Aceh lainnya untuk terus berlatih dan mengejar kesempatan berkompetisi di tingkat nasional.

Ia juga berharap pembinaan yang berkelanjutan dapat membuka lebih banyak jalan bagi talenta muda Aceh untuk berkembang dan bersaing di sepak bola nasional.

Harian Aceh Indonesia
BINTANG
‹
›

Berita Terkait

Beri Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *