ACEHFOOTBALL.net — Cristiano Ronaldo kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah Piala Dunia.
Gol penalti yang dicetak saat membawa Portugal mengalahkan Kroasia 2-1 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 bukan hanya menjaga asa Selecao das Quinas, tetapi juga mengangkat namanya dalam daftar para legenda turnamen terbesar dunia.
Kapten Portugal itu kini mengoleksi 11 gol di putaran final Piala Dunia, menyamai sekaligus melewati posisi legenda Jerman Jürgen Klinsmann dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen tersebut.
Ronaldo kini hanya terpaut satu gol dari legenda Brasil, Pele, yang mengemas 12 gol dalam empat edisi Piala Dunia. Tak hanya itu, gol ke gawang Kroasia juga mengakhiri penantian panjang Ronaldo di fase gugur.
Setelah sembilan kali tampil di babak knockout sepanjang kariernya, pemain berusia 41 tahun itu akhirnya mencetak gol pertamanya di fase tersebut.
Catatan itu sekaligus melahirkan rekor baru. Ronaldo resmi menjadi pencetak gol tertua dalam sejarah fase gugur Piala Dunia pada usia 41 tahun, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang mantan rekan setimnya di Portugal, Pepe, yang mencetak gol pada usia 39 tahun.
Meski mencetak sejarah, Ronaldo bukan satu-satunya tokoh utama dalam kemenangan Portugal di Toronto Stadium.
Portugal sempat tertinggal lebih dulu setelah Ivan Perisic membawa Kroasia unggul pada menit ke-53. Ronaldo kemudian menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti pada menit ke-68 setelah wasit menunjuk titik putih usai tinjauan VAR.
Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu, pelatih Roberto Martinez mendapatkan jawaban dari bangku cadangan.
Goncalo Ramos muncul sebagai pahlawan lewat sundulan memanfaatkan umpan silang Rafael Leao pada menit ke-90+4 untuk memastikan kemenangan dramatis 2-1 sekaligus mengantar Portugal melaju ke babak 16 besar.
Perjalanan Ronaldo pun belum berhenti.
Di babak 16 besar, Portugal akan menghadapi rival Semenanjung Iberia, Spanyol, dalam laga yang diprediksi menjadi salah satu duel terbesar turnamen.
Bagi Ronaldo, pertandingan itu bukan sekadar perebutan tiket perempat final. Ada peluang lain yang menantinya: menyamai rekor Pele.
Optimisme itu bukan tanpa alasan. Sepanjang kariernya, Spanyol termasuk lawan yang cukup akrab dengan ketajaman Ronaldo.
Salah satu penampilan paling ikoniknya terjadi pada Piala Dunia 2018 ketika ia mencetak hat-trick ke gawang La Roja dalam laga fase grup yang berakhir imbang 3-3.
Jika kembali mampu membobol gawang Spanyol, Ronaldo bukan hanya membawa Portugal semakin dekat ke tangga juara, tetapi juga menyamai catatan gol Pele di panggung Piala Dunia.
Di usia 41 tahun, ketika sebagian besar pesepak bola telah lama meninggalkan lapangan hijau, Cristiano Ronaldo justru terus memperpanjang daftar rekor.
Kini, satu gol lagi menjadi target berikutnya dalam perjalanan sang megabintang menuju keabadian sejarah Piala Dunia.





















Komentar