ACEHFOOTBALL.net – Norwegia memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Senegal 3-2 pada laga Grup I di Stadion New York/New Jersey, Senin (22/6/2026) waktu setempat.
Di balik kemenangan bersejarah tersebut, muncul sosok tak terduga sebagai pahlawan tim: Marcus Holmgren Pedersen.
Bek kanan berusia 25 tahun itu masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-13 setelah Julian Ryerson mengalami cedera.
Tak disangka, hanya sekitar 30 menit kemudian, Pedersen mencetak gol pembuka yang menjadi gol pertamanya bersama tim nasional Norwegia.
Pedersen mengaku sulit menggambarkan perasaannya setelah menjadi salah satu aktor utama kemenangan yang mengantar Norwegia lolos dari fase grup.
“Saya bahkan tidak bisa menggambarkan apa yang terjadi pada saya. Ini gol pertama saya untuk tim nasional dan pencapaian yang sangat besar bagi saya. Saya sangat bahagia,” ujar Pedersen kepada FIFA.
Pencapaian tersebut terasa semakin istimewa mengingat Pedersen bukanlah sosok yang dikenal produktif dalam urusan mencetak gol. Dalam tiga musim terakhir di level klub, ia hanya mencetak satu gol.
“Saya telah bekerja keras dalam waktu yang lama untuk tampil di Piala Dunia ini. Saya mempersiapkan diri sebaik mungkin. Ketika mendapat kesempatan setelah 10 menit pertandingan, saya harus memanfaatkannya. Saya benar-benar kehilangan kata-kata. Rasanya luar biasa,” lanjutnya.
Pedersen juga mengaku terharu karena keluarganya menyaksikan langsung pertandingan tersebut dari tribun stadion.
“Banyak orang mengucapkan selamat kepada saya. Rasanya sangat menyenangkan, terutama karena saya bisa melakukannya di depan keluarga saya. Saya bertemu mereka setelah pertandingan. Ini sangat emosional. Pencapaian besar bagi kami semua dan saya sangat senang kami berhasil lolos dari fase grup,” katanya.
Haaland Kembali Jadi Pembeda
Meski Pedersen membuka jalan kemenangan, Erling Haaland tetap menunjukkan statusnya sebagai bintang utama Norwegia.
Striker Manchester City itu mencetak dua gol yang memastikan tim asuhan Stale Solbakken mengamankan tiga poin penuh.
Gelandang Norwegia, Sander Berge, menyebut kemenangan tersebut sebagai momen spesial bagi generasi pemain saat ini yang untuk pertama kalinya tampil di Piala Dunia.
“Rasanya fantastis. Ini pertandingan yang sangat berat. Senegal adalah tim yang kuat dan berpengalaman. Bisa meraih hasil seperti ini pada Piala Dunia pertama kami sungguh luar biasa,” kata Berge.
Menurutnya, keberhasilan mengumpulkan enam poin dari dua pertandingan pertama menjadi bukti perkembangan pesat sepak bola Norwegia.
“Saya sudah melalui banyak hal bersama para pemain ini. Karena itu, momen ini terasa sangat istimewa,” ujarnya.
Nikmati Momen Bersejarah
Bek tengah Leo Ostigard juga menegaskan bahwa target utama tim memang lolos dari fase grup.
“Kami tahu kami adalah tim yang bagus dan memiliki banyak kualitas. Target kami adalah meraih enam poin, dan kami berhasil melakukannya. Kami sangat senang,” ujar Ostigard.
Meski demikian, pemain Napoli tersebut menegaskan timnya tidak ingin terlalu jauh memikirkan peluang di fase gugur.
“Kami harus menjalani semuanya pertandingan demi pertandingan. Ini pertama kalinya kami bermain di Piala Dunia, jadi semuanya baru bagi kami. Kami hanya ingin menikmati setiap momen,” katanya.
Hadiah untuk Suporter
Usai peluit akhir dibunyikan, para pemain Norwegia merayakan kemenangan dengan cara unik. Mereka membentuk barisan khas yang dikenal sebagai ‘Viking Row’ di atas lapangan dan melakukannya di hadapan ribuan pendukung yang memadati stadion.
Berge menyebut dukungan suporter menjadi salah satu faktor penting keberhasilan timnya.
“Kami mendapat dukungan luar biasa dari para suporter. Bisa memberikan kebahagiaan ini kepada mereka adalah perasaan yang sangat menyenangkan. Lolos dengan masih menyisakan satu pertandingan merupakan sesuatu yang sangat spesial,” katanya.
Pedersen pun menutup malam bersejarah tersebut dengan pesan khusus untuk para pendukung Norwegia.
“Ini luar biasa. Begitu banyak orang datang dari Norwegia untuk mendukung kami. Antusiasme mereka benar-benar luar biasa. Kami sangat senang bisa memberikan kebahagiaan ini kepada mereka. Rasanya seperti momen yang sangat spesial bagi seluruh Norwegia,” ujar Pedersen.
Kemenangan atas Senegal membuat Norwegia mengoleksi enam poin dari dua pertandingan dan memastikan tempat di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Sebuah pencapaian yang semakin manis karena diraih lewat kisah tak terduga seorang bek dari kota kecil di Lingkar Arktik yang mendadak menjadi pahlawan di panggung terbesar sepak bola dunia.
Sumber: Fifa





















Komentar