
PSMS Medan sudah lebih dulu melaju ke partai puncak Piala Kemerdekaan 2015. Di final, Ayam Kinantan sudah ditunggu Persinga Ngawi. Kedua tim sama-sama mengandaskan lawan-lawannya dengan skor 3-2.
PSMS Medan memastikan diri melaju usai menundukkan Persepam Madura Utama dengan skor 3-2, pada laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Rabu (9/9/2015), Persepam sebenarnya unggul lebih dulu di menit ke-18 lewat gol yang dicetak oleh Qischil Gandrumini.
Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. PSMS, yang langsung gencar melakukan tekanan selepas gol Gandrumini tersebut, berhasil menyamakan kedudukan lima menit kemudian. Gol tersebut dicetak oleh Guntur Triaji.
Sukses mencetak satu gol, PSMS terus mengempur pertahanan Persepam. Lagi-lagi Guntur Triaji mencatatkan namanya sebagai pencetak gol melalui tendangan jarak jauh di menit ke-33.
Ketinggalan 1-2 membuat Persepam mencoba menaikkan intensitas serangan. Namun, mereka harus kehilangan satu pemainnya dan bermain dengan 10 pemain. Deni Rumba diusir keluar dari lapangan di menit ke-39 setelah mendapatkan dua kartu kuning.
Unggul jumlah pemain membuat PSMS makin percaya diri. Berulang kali mereka mengurung pertahanan Persepam, namun tak kunjung bisa membuat gol ketiga.
Baru pada menit ke-79 mereka bisa mencetak gol lewat Erwin Ramdani. Keunggulan 3-1 PSMS itu kemudian direspons oleh gol Sirvi Arvani. Skor 3-2 lantas bertahan sampai peluit panjang dibunyikan.
Sementara Persinga Ngawi menang dengan skor tipis 3-2 atas Persiba Bantul dalam semifinal yang juga digelar di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya pada Kamis malam (10/9/2015).
Gol-gol kemenangan Persinga Ngawi dicetak oleh Afif Rosid menit ke-44, Harris Adiyatma menit ke-63 dan Slamet Sampurno menit ke-69. Sedangkan, dua gol Persiba Bantul dicetak M. Choiron menit ke-4 dan Johan Manaji menit ke-74.
Editor: Indra
Sumber: Antara




















Komentar