Bintang

Debut Apik Kiper Langsa di Bhayangkara FC Berbuah Clean Sheet

Mantan kiper Persiraja dan PSS Sleman ini menegaskan, tidak memasang target pribadi berlebihan.

ACEHFOOTBALL.net — Penjaga gawang asal Langsa, Aceh, Muhammad Fahri langsung mencuri perhatian pada debutnya bersama Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Ia mencatatkan clean sheet sekaligus mengantarkan The Guardians of Saburai menang 1-0 atas PSIM Yogyakarta pada pekan keenam BRI Super League 2026/2027 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung.

Kemenangan kandang ini menjadi hasil penting bagi Bhayangkara FC setelah meraih hasil kurang memuaskan dalam dua laga tandang sebelumnya.

“Pertama alhamdulillah pertandingan malam ini kita diberi kemenangan berkat suporter Lampung semuanya. Kemenangan ini berkat kerja keras kita selama beberapa minggu.”

“Dua kali away kita ada kesempatan menang mungkin belum rezeki, alhamdulillah malam ini kita diberi rezeki 3 poin, ini sangat penting bagi kita,” ungkap Fahri seusai pertandingan.

Mantan kiper Persiraja dan PSS Sleman ini menegaskan, tidak memasang target pribadi berlebihan. Ia memilih fokus membantu tim mencapai sasaran manajemen dan siap tampil kapan pun mendapat kepercayaan pelatih.

“Mengenai target, tidak terlalu banyak, yang utama adalah saya ingin mengangkat tim. Jika saya dimainkan, berarti tim membutuhkan saya, dan sebisanya saya mengangkat performa tim agar berada di posisi yang ditargetkan manajemen, yakni konsisten di setiap pertandingan,” tambahnya.

Pelatih kepala Bhayangkara FC, Oscar Bruzon, menjelaskan bahwa keputusan menurunkan Fahri sejak menit awal merupakan bagian dari strategi untuk memperkuat pertahanan tim yang kebobolan lima gol dalam dua pertandingan sebelumnya.

“Alasan utama memainkan Fahri pekan ini adalah untuk memperkuat lini pertahanan kami setelah kebobolan 5 gol dalam 2 laga sebelumnya. Dan hari ini Fahri tampil sebagai kiper yang percaya diri serta membantu tim meraih clean sheet,” ujar Bruzon.

Pelatih asal Spanyol itu menegaskan, keputusan memainkan Fahri didasarkan pada kebutuhan taktis tim selama pertandingan, bukan sebagai bentuk hukuman atau tekanan terhadap pemain lain.

“Saya tegaskan, tidak ada hukuman atau tekanan khusus untuk Fahri, keputusan ini dibuat murni karena kebutuhan taktis 90 menit pertandingan.”

“Mengenai Fahri, saya tidak ragu memasukkannya karena jika pemain tidak 100 persen fit, bangku cadangan adalah solusinya,” ungkap dia. [i]

Harian Aceh Indonesia
BINTANG
‹
›

Berita Terkait

Beri Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *