Bola Aceh

Dispora Banda Aceh Perkuat Pembinaan Sepak Bola Usia Dini

ACEHFOOTBALL.net — Pembinaan sepak bola usia dini di Banda Aceh akan diperkuat melalui kompetisi berkelanjutan. Dispora Banda Aceh menyiapkan perhatian lebih bagi kelompok usia U-10, U-12, dan U-13, termasuk rencana melanjutkan Liga SSB U-12 pada 2027.

Kepala Dispora Banda Aceh, Reza Kamilin, S.STP, mengatakan kompetisi berkelanjutan dibutuhkan agar anak-anak memiliki ruang rutin untuk berlatih dan bertanding. Dengan agenda sepanjang tahun, proses pembinaan diharapkan tidak berhenti setelah satu turnamen berakhir.

“Insyaallah khusus kelompok umur 10, 12 dan 13 akan menjadi perhatian yang lebih kuat,” kata Reza saat menutup Piala Wali Kota Banda Aceh 2026 di Lapangan Sepak Bola SSB Putra IMKA, Ie Masen Kayee Adang, Kecamatan Syiah Kuala, Minggu (20/9/2026) sore.

Menurut Reza, Liga SSB U-12 yang direncanakan berlangsung pada 2027 dapat membantu pelatih, orang tua, dan pemerintah kota menjaga motivasi anak-anak melalui kegiatan sepak bola yang terjadwal.

“Dengan liga sepanjang tahun akan memudahkan kita semua, memudahkan pelatih, memudahkan orang tua, dan tentu memudahkan pemerintah kota bagaimana anak-anak ini bisa terus termotivasi sepanjang tahun, punya agenda, dan insyaallah mereka akan sibuk dengan hal-hal yang positif,” ujarnya.

Reza menilai kompetisi resmi juga menjadi bagian penting dari proses pembinaan. Melalui pertandingan, pemain usia dini dapat belajar menghadapi atmosfer kompetisi, kepemimpinan wasit, serta tekanan pertandingan.

Ia berharap kompetisi sepak bola usia dini di Banda Aceh semakin kompetitif dan mampu mendorong lahirnya talenta-talenta muda berprestasi.

“Ini akan menjadi pemicu semangat bagi kami untuk memperbanyak kegiatan-kegiatan sepak bola usia dini, khususnya pembinaan di Kota Banda Aceh,” katanya.

Reza juga mengapresiasi dukungan seluruh tim, pelatih, orang tua, dan pihak yang terlibat dalam Piala Wali Kota Banda Aceh 2026. Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Musriadi Aswad, yang disebut ikut mengawal dan mengadvokasi dukungan anggaran untuk pelaksanaan kompetisi tersebut.

“Banda Aceh sebagai ibu kota provinsi, kita punya tradisi juara dan kita punya fasilitas yang luar biasa. Insyaallah ini akan menjadi tanggung jawab moral kita untuk memberikan prestasi yang lebih baik,” pungkasnya.

Piala Wali Kota Banda Aceh 2026 berlangsung sejak 12 September dan mempertandingkan kelompok usia U-10 dan U-12. Rampagoe FA menjadi juara U-10, disusul Lambhuk FA, Talenta FA, dan SSB Putra IMKA.

Sementara itu, SSB Barona menjuarai kategori U-12. SSB Bukit Sembilan menempati posisi kedua, Fourgee FA di posisi ketiga, dan Copal FA di peringkat keempat.

Panitia juga memberikan penghargaan individu untuk pemain terbaik, top skor, dan kiper terbaik pada masing-masing kategori usia.

Di U-10, Aklil Asyraf Ayuni dari Rampagoe FA meraih pemain terbaik, M Raja Aulia dari Rampagoe FA menjadi top skor, dan Amri Mu’minin dari Lambhuk FA terpilih sebagai kiper terbaik.

Pada kategori U-12, M Rafa Al Zhafar dari SSB Barona dinobatkan sebagai pemain terbaik. Anargia Wafi Putra Nugraha dari SSB Bukit Sembilan meraih gelar top skor, sedangkan Dirbi D Gea Pratama dari SSB Barona menjadi kiper terbaik. []

Harian Aceh Indonesia
BINTANG

Berita Terkait

Beri Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *