ACEHFOOTBALL.net — Isenmulang Kalteng FC menghadapi ujian berat pada pekan kedua BRI Super League 2026/27.
Laga yang semestinya dimainkan di kandang berubah menjadi pertandingan tandang menghadapi Bali United FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (12/9/2026) malam.
Perubahan status venue tersebut terjadi karena kondisi wilayah Palangka Raya yang masih diselimuti asap akibat kebakaran hutan dan lahan.
Situasi ini membuat Isenmulang harus bekerja lebih keras. Pelatih Kepala Isenmulang Kalteng FC, Mundari Karya, memastikan timnya telah melakukan persiapan matang meski kembali harus bermain di luar kandang.
“Persiapan menjelang pertandingan saya kira sangat bagus. Seluruh pemain bekerja keras untuk menghadapi pertandingan kedua ini, yang seharusnya kita main di kandang tetapi harus away,” ujar Mundari Karya.
“Jadi ini memerlukan kerja keras para pemain. Ini terlihat dalam latihan-latihan yang berjalan sangat bagus. Kita berharap di pertandingan nanti para pemain bisa tampil sesuai apa yang kita inginkan,” tambahnya.
Laga melawan Bali United menjadi momentum Isenmulang untuk bangkit setelah mengawali kompetisi dengan kekalahan telak 0-4 dari Arema FC di Malang.
Mundari menyebut evaluasi telah dilakukan, terutama terhadap lini pertahanan dan antisipasi situasi set piece yang menjadi salah satu celah timnya saat menghadapi Arema FC.
“Yang pertama saya pikir hanya perubahan di cara bermain. Waktu lawan Arema FC, banyak terjadi gol dari situasi set piece, itu yang harus kita antisipasi di pertandingan nanti,” ungkapnya.
“Semua aspek yang menjadi penyebab kekalahan kita di Arema FC sudah coba kita perbaiki. Mudah-mudahan kita bisa tampil bagus,” tegas mantan pelatih timnas tersebut.
Namun, misi bangkit Isenmulang tidak akan mudah. Mundari menilai Bali United mengalami banyak perkembangan dalam gaya bermain, terutama ketika melakukan transisi menyerang.
Penilaian itu didapatnya setelah mengamati penampilan Bali United saat menundukkan PSS Sleman pada laga perdana.
“Bali United banyak berubah kalau saya lihat cara bermainnya. Mereka bermain begitu cepat, terutama pada saat melakukan attack. Mereka kuat dalam melakukan attacking pass,” papar Mundari.
Kecepatan serangan Bali United menjadi perhatian utama Isenmulang. Mundari meminta pemainnya tidak memberi ruang bagi lini depan Serdadu Tridatu untuk mengembangkan serangan balik.
“Inilah yang harus diantisipasi pemain, bagaimana mencegah serangan balik para pemain Bali United yang rata-rata di depan sangat baik, sehingga mereka tidak leluasa melakukan serangan cepat,” jelasnya. [ileague]























