ACEHFOOTBALL.net — Mantan Exco PSSI Aceh periode 2018–2022, Kennedi Husen, menyatakan dukungan terhadap pencalonan Keusyik Muslim sebagai Ketua Umum PSSI Aceh periode 2026–2030.
Ia menilai perubahan manajemen dan pembenahan organisasi menjadi kebutuhan mendesak untuk mengangkat kembali sepak bola Aceh.
Kennedi yang pernah menjadi Manajer Timnas U-19 pada Piala AFF Myanmar 2011 itu juga mendukung rencana Muslim menggratiskan biaya pendaftaran Liga 4 dan Piala Soeratin U-17, U-15, dan U-13.
Menurutnya, biaya pendaftaran yang mencapai sekitar Rp10 juta untuk Liga 4 menjadi beban bagi klub. Kondisi tersebut turut membuat banyak klub Aceh kesulitan bertahan dan mengikuti kompetisi.
“Biaya pendaftaran hingga Rp10 juta itu menjadi beban bagi klub. Makanya, sekarang banyak klub kita yang hidup segan mati tak mau,” kata Kennedi kepada acehfootball.net, Ahad (6/9/2026).
Beban serupa, menurut dia, juga terjadi pada kompetisi kelompok umur.
“Bahkan untuk kompetisi kelompok umur pun semacam Piala Soeratin, juga dikutip biaya pendaftaran, ini sangat memberatkan bagi klub. Makanya tak heran, sedikit klub yang menjadi peserta kompetisi,” ujarnya.
Kennedi menilai persoalan tersebut tidak bisa dilihat sebatas masalah biaya. Minimnya peserta dan lemahnya keberlangsungan klub pada akhirnya berdampak terhadap jenjang kompetisi sepak bola Aceh.
Dalam 10 tahun terakhir, Aceh disebut tidak memiliki klub yang berkompetisi di Liga 3. Di luar Persiraja Banda Aceh yang bermain di Liga 2, klub-klub Aceh kini berada di level Liga 4 dan menghadapi jalan panjang untuk naik ke tingkat lebih tinggi.
Karena itu, Kennedi berharap Muslim, jika terpilih, memulai pembenahan dari tubuh Asprov PSSI Aceh sendiri.
“Jika terpilih, dia (Muslim) harus seayun selangkah dari para Exco. Tidak boleh jalan sendiri-sendiri. Organisasi itu harus benar-benar sebagai sebuah organisasi, bukan seperti lembaga milik pribadi,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya meninggalkan pola lama dan membangun semangat baru.
“Untuk kemajuan sepak bola, kita harus keluar dari status quo. Harus ada semangat baru untuk membangkitkan kembali sepak bola Aceh. Apalagi, Keusyik Muslim juga ingin membangkitkan kembali klub-klub senior di Aceh yang selama ini tinggal nama. Insya Allah, dengan dukungan kita, bekerja sama pasti bisa,” katanya.
Sementara itu, Komite Pemilihan PSSI Aceh telah menetapkan tahapan Kongres Biasa Pemilihan PSSI Aceh 2026. Pendaftaran bakal calon berlangsung 1–8 September 2026, dilanjutkan pemeriksaan administrasi, perbaikan dokumen, banding hingga penetapan daftar calon tetap.
Kongres untuk memilih Ketua Umum PSSI Aceh periode 2026–2030 dijadwalkan berlangsung pada 3 Oktober 2026. []






















