ACEHFOOTBALL.net — Persaingan Grup 1 Liga 2 musim 2025/26 memasuki fase paling menegangkan setelah 23 pertandingan dimainkan.
Peta kekuatan di papan atas semakin rapat, dengan selisih poin yang tipis dan peluang yang masih terbuka lebar bagi sejumlah tim untuk mengamankan posisi tiga besar.
Hingga pekan ke-23, Adhyaksa FC Banten masih memimpin klasemen sementara dengan 44 poin hasil dari 12 kemenangan, 8 kali imbang, dan 3 kekalahan.
Namun posisi mereka belum sepenuhnya aman karena Garudayaksa FC terus menempel ketat di peringkat kedua dengan 42 poin.
Selisih dua poin antara kedua tim tersebut membuat persaingan menuju posisi puncak masih sangat terbuka.
Dengan beberapa laga tersisa, satu hasil imbang atau kekalahan saja berpotensi mengubah peta klasemen di posisi teratas.
Di bawah dua tim tersebut, pertarungan memperebutkan posisi tiga besar menjadi salah satu cerita paling menarik musim ini.
FC Bekasi City, Persiraja Banda Aceh, dan Sumsel United kini berada dalam persaingan langsung.
Bekasi City untuk sementara menempati posisi ketiga dengan 37 poin, namun mereka hanya unggul selisih gol dari Persiraja Banda Aceh yang berada tepat di bawahnya dengan jumlah poin yang sama.
Tidak jauh di belakang, Sumsel United juga mengoleksi 37 poin, menjadikan tiga tim tersebut berada dalam satu garis persaingan yang sangat ketat.
Situasi ini membuat setiap pertandingan ke depan menjadi sangat krusial. Satu kemenangan dapat mengangkat posisi tim secara signifikan, sementara satu kekalahan bisa langsung menjatuhkan mereka dari zona tiga besar.
Di luar lima besar, PSMS Medan masih berupaya menjaga asa dengan 31 poin, meski jarak enam poin dari zona tiga besar membuat peluang mereka semakin berat.
Sementara itu, tim-tim lain seperti Persikad dan PSPS Pekanbaru tampaknya lebih fokus mengamankan posisi di papan tengah.
Hanya Sriwijaya FC yang sudah memastikan tiket degradasi ke Liga 3 musim depan.
Dengan jarak poin yang begitu tipis di papan atas, fase akhir kompetisi Grup 1 Liga 2 musim ini dipastikan akan berlangsung dramatis.
Setiap pertandingan kini bernilai seperti final kecil bagi tim-tim yang masih berburu tempat di tiga besar klasemen.




















Komentar