ACEHFOOTBALL.net – Kiper Madura United asal Aceh Miswar Saputra terlihat tampil elegan dalam balutan jersey baru klubnya. Madura United resmi meluncurkan jersey home terbaru yang tetap mengusung identitas lokal Madura namun hadir dengan sentuhan lebih elegan dan penuh percaya diri, Kamis (31/7/2025).
Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Annisa Zhafarina, mengatakan bahwa motif loreng merah-putih tetap dipertahankan sebagai ciri khas Laskar Sape Kerrab.
Warna dan desain jersey ini merepresentasikan nilai-nilai budaya dan filosofi kehidupan masyarakat Madura yang kuat.
“Merah tua atau merah darah adalah warna utama dalam baju tradisional Pesa’an. Warna ini melambangkan keberanian dan semangat juang masyarakat Madura,” ujar Annisa.
Tak hanya itu, merah juga mencerminkan ketegasan prinsip hidup serta keberpihakan pada nilai kebenaran dan keadilan. Dalam konteks modern, warna merah menyimbolkan energi dan semangat inovasi, sejalan dengan semangat kompetisi musim ini.
Elemen warna putih, yang menyelingi merah, melambangkan kesucian niat, ketulusan hati, transparansi, dan kejujuran. Kombinasi merah-putih yang berulang menggambarkan irama hidup yang seimbang antara semangat dan ketenangan.
Selain itu, hadir pula garis-garis hitam yang membatasi blok warna sebagai simbol nilai moral, etika, serta keteguhan identitas budaya masyarakat Madura.
“Hitam melambangkan keteguhan dan identitas budaya yang tak tergoyahkan,” tegas Annisa.
Peluncuran jersey ini menandai kesiapan Madura United menghadapi musim baru dengan semangat lokal yang dipadukan profesionalisme modern. Tim asuhan pelatih kepala yang akan segera diumumkan ini dijadwalkan mengawali kompetisi dalam waktu dekat.





















Komentar