ACEHFOOTBALL.net — Usai ditetapkan sebagai skuad resmi, 30 pemain hasil seleksi Pra PORA 2025 Kabupaten Aceh Besar kini memasuki tahap latihan intensif.
Mereka digembleng setiap pekan di bawah pengawasan pelatih Mukhlis Nakata untuk mematangkan fisik, teknik, dan taktik jelang turnamen Pra PORA yang akan digelar tahun depan.
Latihan rutin digelar di Lapangan Matador, Gampong Meunasah Papeun, Lamreung. Fokus utama saat ini adalah membangun kekompakan tim dan memperkuat stamina para pemain, mengingat sebagian besar masih berusia belia dan baru pertama kali akan tampil di ajang tingkat provinsi.
“Kami tak punya banyak waktu santai. Setiap pertemuan latihan dimaksimalkan agar para pemain siap bersaing dan bermain disiplin,” ujar Mukhlis Nakata, pelatih kepala tim PSAB (Persatuan Sepak Bola Aceh Besar).
Ketua KONI Aceh Besar, Bakhtiar ST MSi, yang sebelumnya menutup seleksi, menekankan pentingnya konsistensi latihan. Ia juga mendorong agar para pemain menjaga mental juara di luar dan dalam lapangan. “Talenta mereka bagus, tapi tanpa mental dan kedisiplinan, sulit bersaing di level tinggi,” katanya.
Plt Ketua PSAB, Mariadi ST MM, turut memantau progres latihan. Ia berharap tim ini tak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga mampu berbicara banyak dalam ajang Pra PORA 2025.
“Kami menargetkan lolos ke PORA 2026. Karena itu, persiapan sejak dini sangat penting,” ungkapnya kepada acehfootball.net, Jumat (9/5/2025).
Manajer tim, Wahyu, menambahkan bahwa komunikasi dan kekompakan tim menjadi bagian dari latihan non-teknis yang ikut diperkuat.
“Kami tidak hanya membentuk tim di lapangan, tapi juga membangun karakter dan tanggung jawab sebagai wakil Aceh Besar,” tegasnya.
Tim ini dijadwalkan mengikuti sejumlah uji tanding dalam beberapa bulan ke depan sebagai bagian dari evaluasi performa. Dari 30 pemain, nantinya akan dipilih skuad inti yang akan diturunkan di laga resmi Pra PORA.




















Komentar