ACEHFOOTBALL.net — Persib Bandung resmi menobatkan diri sebagai juara BRI Liga 1 2024/25 usai hasil imbang 3-3 antara Persebaya Surabaya dan Persik Kediri pada pekan ke-31, Senin (5/5) di Stadion Brawijaya, Kediri.
Dengan raihan 64 poin, posisi Persib di puncak klasemen tak mungkin lagi dikejar, sekaligus memastikan mereka mencetak sejarah back-to-back champion di era Liga 1.
Momen kepastian gelar disambut euforia oleh skuad Maung Bandung yang menyaksikan pertandingan secara bersama di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Bandung.
Sorak-sorai pecah saat Ramiro Fergonzi mencetak gol penyeimbang di menit akhir bagi Persik, yang sekaligus memupus harapan Persebaya mengejar poin Persib.
Kapten tim Marc Klok menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian ini. Ia menyebut gelar kali ini sangat spesial karena diraih di kota sendiri, sekaligus mencatat sejarah baru bagi klub kebanggaan masyarakat Jawa Barat.
“Ini sejarah. Back-to-back tidak pernah terjadi dalam sejarah Persib. Saya bangga dengan tim, pelatih, dan semua orang di klub ini, termasuk suporter. Lihat bagaimana euforia juara ini, ini sangat berarti—bukan hanya secara individu, tapi juga sebagai tim,” ujar Klok.
Pelatih Bojan Hodak pun mendapat kredit besar atas konsistensi dan ketenangan dalam menakhodai tim sepanjang musim. Soliditas tim, rotasi yang efektif, dan kekuatan mental terbukti jadi kunci sukses Maung Bandung.
Gelar Juara di Tanah Sendiri
Yang membuat gelar musim ini lebih istimewa adalah fakta bahwa untuk pertama kalinya Persib juara di Bandung, tanah kelahiran klub. Sebelumnya, Persib meraih tiga gelar liga nasional:
1994/95 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta
2014 di Stadion Jakabaring, Palembang
2023/24 di Madura (Championship Series)
Gelar keempat ini sekaligus jadi bukti dominasi Persib Bandung di era modern Liga 1, menyusul pencapaian musim lalu dan mengukuhkan posisi mereka di jajaran elite sepak bola Indonesia.





















Komentar