ACEHFOOTBALL — Panitia pelaksana pertandingan PSIM Jogja untuk kedua kalinya dipastikan gagal menggelar laga kandang tanpa penonton di Stadion Sasana Krida, Akademi Angkatan Udara, Berbah, Sleman pada lanjutan babak 16 besar ISC B 2016.
Sebab, pengajuan izin keramaian dan penyelenggaraan pertandingan tanpa penonton melawan Persiraja Banda Aceh, Sabtu (5/11/2016) kemungkinan besar ditolak oleh Polres Sleman.
Penolakan izin dari Polres Sleman ini adalah kali kedua. Pekan lalu, Polres Sleman juga tidak mengeluarkan izin penyelenggaraan pertandingan di Stadion Sasana Krida, AAU untuk pertandingan tanpa penonton antara PSIM melawan Perssu.
Alhasil, PSIM pun gagal menggelar laga dan kemungkinan besar mendapatkan sanksi kalah WO dari PT GTS selaku operator kompetisi. Adapun alasan pihak Polres Sleman menolak pengajuan izin laga saat itu adalah waktu yang mepet dan pertimbangan keamanan.
“Benar, Panpel PSIM kali ini juga telah mengirimkan surat ke kami dan sudah kami terima. Akan tetapi, sampai saat ini masih kami cermati,” ujar Kabagops Polres Sleman, Kompol Heru Muslimin kepada Harianjogja.com, Rabu (2/11/2016).
Mantan Kasatreskrim Polresta Jogja tersebut mengakui bahwa meskipun telah berkirim surat perihal penyelenggaraan laga kandang tanpa penonton, pihaknya tidak akan langsung mengeluarkan izin.
Terbukti sampai kemarin, surat pengajuan izin dari Panpel PSIM belum direspon. Hal ini kian kuat mengindikasikan bahwa kemungkinan besar izin tidak akan dikeluarkan oleh Polres Sleman untuk PSIM mengingat Polres Bantul juga tidak mengeluarkan rekomendasi laga digelar di Stadion Sultan Agung Bantul.
“Untuk keputusan resmi tergantung pimpinan nanti,” sambungnya.
Menanggapi kemungkinan kegagalan untuk kali kedua menggelar laga kandang, Ketua Umum PSIM Agung Damar Kusumandaru mengatakan pihaknya belum bisa berkomentar banyak.
Alasannya, sampai kemarin belum ada keputusan resmi dari Polres Sleman terkait dengan penolakan pemberian izin.
“Untuk saat ini saya belum bisa berkomentar soal perizinan di Sleman. Untuk perizinan di Stadion Sultan Agung, memang Polres Bantul tidak mengeluarkan izin,” katanya.
Oleh karena itu, menurut Agung, manajemen dan panpel PSIM secepatnya menggelar rapat. Hal ini penting dilakukan mengingat PSIM hanya punya waktu efektif dua hari jelang laga melawan Persiraja.
Sebelumnya, Panpel juga gagal menggelar laga lawan Perssu Sumenep. Jika merunut pada aturan, besar kemungkinan kedua tim berpotensi menang WO, termasuk Persiraja. [www.harianjogja]
Editor: Indra




















Komentar