ACEHFOOTBALL — Pelatih PSBL Langsa Jessi Mustamu mengakui kekalahan tiga kali beruntun memang pahit bagi timnya. Ia pun segera melakukan evaluasi besar-besaran.
Peracik taktik kelahiran 25 Juni 1963 ini mengatakan itu usai konferensi pers, Sabtu (21/5/2016) di Medan. Kala itu timnya ditekuk tuan rumah PSMS Medan dengan skor 2-0.
Seperti dilansir Tribun Medan, mantan pelatih Pra PON Aceh ini mengatakan, secara permainan mereka tidak kalah dalam laga di Teladan.
Hanya saja, ia menilai PSMS mampu memanfaatkan peluang dari bola mati. Menelan kekalahan tiga kali akan segera ia evaluasi anak asuhnya.
“Dari sisi permainan, kami tidak kalah. Kami mampu mengimbangi permainan PSMS. Hanya saja kami kecolongan dari bola mati semua. Kekalahan tiga kali ini memang pahit dan kami akan segera lakukan evaluasi setelah ini,” katanya.
Kata dia, Jamil Khairi dkk sudah bermain maksimal di pertandingan itu. Ia malah mengakui, justru pemain menunjukkan peningkatan dibanding laga-laga sebelumnya.
“Kami kecolongan dua gol dari bola mati, tentu ini akan menjadi bahan evaluasi bagi tim untuk di laga selanjutnya. Apalagi memang lawan bermain bagus hari ini, jadi kami terima hasil ini dengan harapan dapat meraih hasil lebih baik di pertandingan berikutnya,” ungkap Jessi.
Dengan hasil ini, PSBL sudah menderita tiga kekalahan dan menempatkan mereka di posisi juru kunci klasemen sementara grup I.
Editor: Indra




















Komentar