
ACEHFOOTBALL.com — Kejuaraan daerah (Kejurda) Tinju Azhari Cage Cup I resmi dimulai pada Senin (30/11) malam. Kejuaraan ini dibuka Kepala dinas pemuda dan olahraga (Kadispora) Aceh, Iskandar Zulkarnaen, di GOR KONI Aceh, Banda Aceh.
Ketua Umum Pengprov Pertina Aceh dalam sambutannya di hadapan para atlet dan pelatih dari berbagai kabupaten/kota yang berhadir mengatakan, salah satu tujuan utama dilaksanakan Kejurda Tinju kali ini adalah untuk mempererat silaturahmi, baik antara Pengcab-pengcab Pertina kabupaten/kota, atlet, pelatih serta para pecinta olahraga tinju yang ada di Aceh.
“Kepada atlet kita berharap bertanding secara fairplay. Kalau ingin menjadi petinju profesional ke depan, dari sekarang selain giat berlatih, juga harus menjunjung tinggi fairplay dalam setiap pertandingan,” ujar Azhari.
Sementara Ketua Panitia Kejurda Tinju Azhari Cage Cup I, Ridwan Hadi dalam laporan menyampaikan, pihaknya berharap kejuaraan-kejuaraan seperti yang dilaksanakan kali ini sesering mungkin harus diselenggarakan. Tujuannya, agar para atlet terbiasa dengan kompetisi dan menambah pengalaman tanding.
“Kejurda Azhari Cage Cup kita harap dapat berkelanjutan. Tidak hanya antar atlet kabupaten dan kota yang di Aceh, tapi juga mengundang atlet-atlet dari provinsi lain,” sebut dia.
Sebelumnya membuka secara resmi Kejurda Tinju Azhari Cage Cup I, Kadispora Aceh Iskandar Zulkarnaen menyampaikan, Pemerintah Aceh, melalui Dispora menyelenggarakan kejuaraan tinju kali ini sebagai bagian pembinaan atlet-atlet tinju yang ada di Aceh.
Disebutkan, selama dua tahun terakhir, Dispora sering melaksanakan pelatihan bagi juri dan wasit tinju Aceh. “Dan tahun ini kita melaksanakan turnamen,” sesru Iskandar.
Sementara Wakil Ketua IV KONI Aceh Bidang Perencanaan dan Anggaran Syafriel Anthony yang menghadiri acara pembukaan bersama sejumlah pengurus KONI Aceh lainnya mengatakan, KONI Aceh sangat berkepentingan terhadap turnamen-turnamen yang dilakukan semacam Kejurda Tinju kali ini. Kepentingan yang dimaksud adalah pemberlanjutan pembinaan terhadap atlet-atlet berpestrasi dari Pengcab-pengcab Pertina di seluruh Aceh.
“Pada kejurda ini kita melihat, esensi (pembinaan prestasi) sudah terpenuhi. Ada atlet, pelatih, sarana dan prasarana. Mudah-mudahan ke depan dengan adanya turnamen semacam ini bisa membuat olahraga tinju Aceh menjadi lebih baik ke depan,” kata Syafriel.
Pada hari pertama ada 10 partai yang bertanding. Ada puluhan partai lainnya yang akan terus berlanjut setiap malamnya hingga hari penutupan pada 3 Desember nanti.
Reporter: Qahar Mz




















Komentar