Sedikitnya empat pemain dicoret dari Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) tim sepakbola Pra PON Aceh. Pelatda sudah berlangsung di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, sejak Selasa (1/9/2015).
Manajer Tim Pra PON Aceh, Fakhrurrazi H Cut, menyebutkan, empat pemain yang dicoret itu adalah Muhammad Fuzari (kiper), M Rizki Yusuf (gelangang), Umar Budiman, dan Iqbal (striker). Setelah mereka dicoret, kini tinggal 26 pemain akan diseleksi lagi.
“Mereka yang dicoret karena faktor kesehatan dan juga akibat kalah bersaing serta ada yang mengundurkan diri,” demikian pria yang akrab disapa F Rozi ini kepada ACEHFOOTBALL.com, tadi sore di sela-sela latihan di lapangan Lamreueng, Aceh Besar.
Dia menyebutkan, para pemain yang dicoret itu sudah menjadi keputusan pelatih. Sejak awal, sambung dia, training camp memang menerapkan sistem promosi-degradasi. “Waktu persiapan kita singkat, sehingga seleksi pun ketat,” katanya.
F Rozi menyebutkan, kebijakan seleksi berjalan yang diterapkan manajemen memang sengaja diterapkan agar para pemain yang punya potensi bisa bergabung. Sebab, mereka mungkin saja tak sempat ikut seleksi atau luput dari pantauan.
Tim Pra PON Aceh dilatih Jessie Mustamu dibantu Akhyar Ilyas dan Sulaiman Romario (asisten pelatih) serta Sisgiardi sebagai pelatih kiper. Mereka ditargetkan lolos PON XIX di Jawa Barat. Tapi sebelum itu, Fani Aulia cs harus melewati Pra PON pada 13-21 November di Babel.
Untuk diketahui, sepakbola Pra PON Aceh harus terlebih dahulu melewati babak kualifikasi di Grup A menghadapi Sumut, Sumbar, Riau, dan Kepri. Hanya juara Grup A dan B otomatis lolos ke PON XIX. Sedangkan runner-up grup harus menjalani babak play off untuk melengkapi kuota tiga tim Zona Sumatera.
Reporter: Dani Beckz






Komentar