Keinginan Asprov PSSI Aceh untuk bernaung di bawah The Asian Football Confederation (AFC)memasuki babak baru. Senin (24/8/2015), Aceh dikunjungi Berram Kumar Raj, orang yang memiliki hubungan khusus dengan AFC.
Ketika ditanya wartawan, di penginapannya di Banda Aceh tadi siang, Berram mengatakan, ia akan membantu Aceh untuk bisa mewujudkan mimpinya main di kompetisi tingkat Asia Tenggara.
Berram Kumar mengatakan, apabila Aceh ingin main di kompetisi luar negeri, tanah Rencong harus memenuhi beberapa syarat agar dapat bergabung dengan kompetisi Malaysia.
Salah satunya harus memiliki sosok Event Organizer (EO) yang dapat mengkoordinir kompetisi yang berlevel Internasional ini. Dia juga mengungkapkan kesediaannya membantu Aceh.
“Nanti akan ada training, training ini membawa trainers atau EO dari luar untuk Aceh. Setelah itu, kita akan membawa tiga 2-3 orang EO dari Aceh untuk magang di Malaysia,” tukas pria yang punya nama B.K Raj.
Menurut dia, Aceh harus banyak memiliki hotel-hotel yang bertaraf Internasional agar nantinya bisa mendukung apapun kejuaraan yang akan digelar di Aceh. BK Raj adalah warga Malaysia, seorang promotor yang memiliki hubungan spesial terhadap AFC.
Sebagai perpanjangtangan Aceh-AFC, Berram berkeyakinan besar jika Aceh bisa mengaplikasikan mimpinya bermain di kompetisi luar negeri. “Aceh harus punya porto polio yang bagus. Saya percaya Aceh bisa melakukan hal ini,” ujar dia.
Ketua PSSI Aceh Adly Tjalok, Sekum Khaidir TM dan Manager Pra PON Aceh Fahrurrazi ikut mendampingi BK Raj. Dia juga bertemu dengan wakil pemerintah Aceh yakni Iskandar Gani dan Azhari (Asisten I dan II) serta Kadispora Aceh.
Seperti diketahui, mengacu pada kondisi sepak bola Indonesia yang tak jelas, dengan berlandaskan undang-undang khusus Pemerintahan Aceh, PSSI Aceh akan meminta persetujuan AFC untuk ikut bergabung pada kompetisi luar negeri, yaitu Malaysia.
Reporter: Eko Densa








Komentar