Frank Lampard mengaku menyesal telah bertahan di Manchester City di paruh kedua EPL musim 2014-2015 kemarin. Lampard itu pindah dari Stamford Bridge pada akhir musim 2013-2014 dan bergabung dengan klub MLS, New York City FC. Namun karena kompetisi di Amerika belum dimulai, ia pun dipinjamkan selama enam bulan pada Manchester City.
Setelah masa peminjamannya selesai, petinggi City justru mempertahankannya selama setengah musim lagi. Lampard lantas mau bertahan lebih lama karena ia yakin bisa mendapat kesempatan main lebih banyak, namun yang terjadi malah sebaliknya dan kini ia menyesali keputusan tersebut.
“Para petinggi klub ini meminta saya bertahan di Manchester. Jadi, saya berada di posisi yang kurang nyaman kala itu. Saya tak akan mencoba lepas tangan karena saya adalah seorang pria dan saya sendiri yang membuat keputusan itu. Namun, keputusan untuk terus bermain di klub tersebut terasa benar saat itu,” tutur Lampard mengutip Bola.net.
“Situasinya sudah terjadi dan saya seperti terduduk di sina dan, ya, ketika Anda bertahan dan klub benar-benar ingin saya bertahan, dan saya mengira saya akan mendapatkan waktu bermain lebih banyak. Jelas semuanya tak berjalan seperti itu,” keluhnya.
Sumber: Bola.net


















Komentar