• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber
Kamis, Mei 14, 2026
ACEHFOOTBALL.net
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • A-SPORT
  • ANALISIS
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
No Result
View All Result

Serikat Pengacara Rakyat Gugat Menpora

MW Kuba MW Kuba
Senin, 15/06/2015 - 11:10 WIB
in Nasional, Sepakbola Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nachrowi mengintervensi dan sekaligus membekukan PSSI sangatlah memperihatinkan. Tak pelak Keputusan tersebut berlanjut dengan jatuhnya sanksi dari FIFA yang dapat diibaratkan sebagai lonceng kematian sepak bola Indonesia.

Dengan pembekuan PSSI yang berlanjut sanksi FIFA tersebut, timnas Indonesia bukan hanya tidak akan berprestasi di kancah internasional, bahkan untuk sekedar  bertanding di kancah internasional saja sudah tidak diperkenankan lagi. Kompetisi dalam negeri pun tidak akan hidup karena legalitasnya dipertanyakan dan akan sangat sulit untuk mendapatkan sponsor.

Keputusan Menpora tersebut dapat dikategorikan sebagai perbuatan melawan hukum oleh penguasa sebagaimana diatur Pasal 1366 KUH Perdata yang telah menimbulkan kerugian bagi rakyat Indonesia. Oleh karena itu pada hari Senin (15/6/2015) kami akan mendaftarkan Class Action rakyat Indonesia kepada Menpora ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Ada tiga alasan mengapa Keputusan Pembekuan PSSI oleh Menpora kami kategorikan melanggar Pasal 1366 KUHPerdata, yaitu:

INFO BOLALAINNYA

Persiraja U19 Bidik Kebangkitan saat Hadapi Persiba Balikpapan

Persiraja U19 Bidik Kebangkitan saat Hadapi Persiba Balikpapan

03/04/2026 - 17:41 WIB
Beckham Putra Cari Menit Tampil di Timnas Indonesia

Beckham Putra Cari Menit Tampil di Timnas Indonesia

26/03/2026 - 14:44 WIB
Suhada, Striker Muda Juang FC Dipanggil Timnas Pelajar U-17

Suhada, Striker Muda Juang FC Dipanggil Timnas Pelajar U-17

08/03/2026 - 01:39 WIB
Jadwal Pekan Ke-5: Ada Duel Tim Papan Bawah di Grup Barat

Pekan ke-21: Persaingan Promosi Memanas, Derbi Sumsel Tersaji

24/02/2026 - 20:59 WIB

Yang pertama keputusan Tersebut bersifat sangat prematur . Dalam berbagai kesempatan pihak Kemenpora mengangkat isu adanya mafia sepak bola sebagai salah satu alasan utama pembekuan PSSI. Masalahnya hingga saat ini tidak jelas siapa yang disebut mafia sepak bola, bagaimana modus operandinya , kapan dan dimana mereka melakukannya.

Hingga saat ini belum ada satu orangpun yang dihukum karena terlibat dalam mafia sepak bola, bahkan belum ada satu orang saksipun yang memberikan keterangan pro justisia atau keterangan resmi ke penegak hukum soal keberadaan mafia sepak bola.Jadi sangat aneh jika tiba-tiba Menpora mengeluarkan Keputusan membekukan PSSI.

Yang kedua keputusan tersebut salah alamat. Jika memang Menpora menganggap ada mafia sepak bola seharusnya yang dihukum adalah mereka yang terlibat dalam praktek mafia tersebut dan bukannya PSSI secara institusional. Praktek mafia sepak bola adalah sebuah pelanggaran hukum yang pertanggung-jawabannya individual dan bukan institusional.

Yang ketiga keputusan tersebut tidak bersifat solutif . Hingga hari ini tidak jelas roadmap penyelesaian mafia sepab bola yang akan dilakukan oleh Menpora. Disisi lain, keputusan tersebut secara serta-merta telah mematikan atau setidaknya menghentikan seluruh aktivitas persepakbolaan kita.

“Salah besar kalau pembekuan PSSI hanya akan merugikan ribuan pemain, pelatih, wasit serta manajemen sepak bola. Pembekuan tersebut secara prinsip sangat merugikan seluruh suporter sepak bola Indonesia,” demikian pernyataan juru bicara Serikat Pengacara Rakyat, Habiburokhman dalam rilisnya kepada Rimanews, Senin (15/6/2015).

“Sebagaimana kita ketahui bahwa Sepak Bola adalah olahraga paling digemari di negeri kita,” sambungnya

“Seharusnya Menpora menjelaskan kepada publik tahapan-tahapan  serta target-target penyelesaian masalah mafia sepak bola tersebut sehingga kita tahu kapan masalah ini akan selesai,” pungkasnya.

Petitum atau tuntutan dalam gugatan class action ini adalah meminta Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk :

1.    Menyatakan Menpora telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum oleh Penguasa.

2.    Menghukum Menpora untuk membatalkan Keputusan Pembekuan PSSI.

3.    Menghukum Menpora untuk meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia dengan membuat iklan permintaan maaf di sembilan surat kabar nasional, tujuh situs berita, lima majalah, dan tiga stasiun televisi

sumber: rimanews

Tags: menpora
ShareTweetPin
Previous Post

Veh Kembali Tangani Eintracht Frankfurt

Next Post

PSSI Aceh Besar Harus Perbanyak Kompetisi

BERITA BOLA LAINNYA

Sentuhan Pelatih Asal Aceh Antar Unaaha FC Juara Liga 4 Sultra

Sentuhan Pelatih Asal Aceh Antar Unaaha FC Juara Liga 4 Sultra

24/02/2026 - 20:49 WIB
Dua Klub Korea Selatan Memilih Training Camp di Bali

Dua Klub Korea Selatan Memilih Training Camp di Bali

14/02/2026 - 12:37 WIB
Erick Thohir Serukan Pembersihan Praktik Pemain Titipan dalam Sepak Bola

PSSI Segarkan Komite Yudisial, Erick Thohir Dorong Penegakan Disiplin Lebih Profesional

16/09/2025 - 21:55 WIB
103 Tim Berebut Tahta, Piala Soeratin Nasional 2025 Panaskan Tiga Kota

103 Tim Berebut Tahta, Piala Soeratin Nasional 2025 Panaskan Tiga Kota

04/09/2025 - 20:59 WIB
Tim Aceh Hadapi Persaingan Ketat di Piala Soeratin Nasional

Tim Aceh Hadapi Persaingan Ketat di Piala Soeratin Nasional

29/08/2025 - 11:17 WIB
PSSI Tunjuk Alexander Zwiers sebagai Direktur Teknik Baru

PSSI Tunjuk Alexander Zwiers sebagai Direktur Teknik Baru

25/08/2025 - 17:32 WIB
PSSI Gelar Piala Kemerdekaan di Medan, Ini Target Besarnya

PSSI Gelar Piala Kemerdekaan di Medan, Ini Target Besarnya

01/08/2025 - 09:08 WIB
PSSI Gelar Pelatihan Match Commissioner untuk Kompetisi 2025/26

PSSI Gelar Pelatihan Match Commissioner untuk Kompetisi 2025/26

31/07/2025 - 11:25 WIB
AFC Kabulkan Permintaan PSSI, Jadwal Timnas Indonesia Disesuaikan

AFC Kabulkan Permintaan PSSI, Jadwal Timnas Indonesia Disesuaikan

25/07/2025 - 19:55 WIB
PSSI: Indonesia Butuh 36 Ribu Pelatih, Baru Tersedia 15 Ribu

PSSI: Indonesia Butuh 36 Ribu Pelatih, Baru Tersedia 15 Ribu

23/07/2025 - 08:27 WIB
Load More

Komentar

90 MENIT TERPOPULER

  • Ironis! Hanya PSPS dan PSMS Lolos Standar Super League

    Ironis! Hanya PSPS dan PSMS Lolos Standar Super League

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 12 Klub Championship Terancam Minus Poin, Persiraja Cs Belum Aman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Euforia Meledak, Tiket Final PSS vs Garudayaksa Ludes 30 Menit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adilson Silva Sabet Top Scorer, Tocantins Jadi Pemain Terbaik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Borneo FC Nikahi Gadis Cantik Asal Pulau Dewata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KLASEMEN

UPDATE TERBARU

Ironis! Hanya PSPS dan PSMS Lolos Standar Super League

Ironis! Hanya PSPS dan PSMS Lolos Standar Super League

14/05/2026
12 Klub Championship Terancam Minus Poin, Persiraja Cs Belum Aman

12 Klub Championship Terancam Minus Poin, Persiraja Cs Belum Aman

14/05/2026
Fans Rival Puji Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina

Fans Rival Puji Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina

14/05/2026
Barca Rayakan Juara LaLiga Seperti Menang Liga Champions

Barca Rayakan Juara LaLiga Seperti Menang Liga Champions

13/05/2026
Gustavo Tocantins Tetap Bersinar Meski PSS Gagal Juara

Gustavo Tocantins Tetap Bersinar Meski PSS Gagal Juara

12/05/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia

No Result
View All Result
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • A-SPORT
  • ANALISIS
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
  • Login

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia