• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber
Senin, Juli 27, 2026
ACEHFOOTBALL.net
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • PIALA DUNIA
  • ANALISIS
  • A-SPORT
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
Senin, Juli 27, 2026
No Result
View All Result
ACEHFOOTBALL.net
No Result
View All Result

Serikat Pengacara Rakyat Gugat Menpora

MW Kuba MW Kuba
Senin, 15/06/2015 - 11:10 WIB
in Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nachrowi mengintervensi dan sekaligus membekukan PSSI sangatlah memperihatinkan. Tak pelak Keputusan tersebut berlanjut dengan jatuhnya sanksi dari FIFA yang dapat diibaratkan sebagai lonceng kematian sepak bola Indonesia.

Dengan pembekuan PSSI yang berlanjut sanksi FIFA tersebut, timnas Indonesia bukan hanya tidak akan berprestasi di kancah internasional, bahkan untuk sekedar  bertanding di kancah internasional saja sudah tidak diperkenankan lagi. Kompetisi dalam negeri pun tidak akan hidup karena legalitasnya dipertanyakan dan akan sangat sulit untuk mendapatkan sponsor.

Keputusan Menpora tersebut dapat dikategorikan sebagai perbuatan melawan hukum oleh penguasa sebagaimana diatur Pasal 1366 KUH Perdata yang telah menimbulkan kerugian bagi rakyat Indonesia. Oleh karena itu pada hari Senin (15/6/2015) kami akan mendaftarkan Class Action rakyat Indonesia kepada Menpora ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Ada tiga alasan mengapa Keputusan Pembekuan PSSI oleh Menpora kami kategorikan melanggar Pasal 1366 KUHPerdata, yaitu:

INFO BOLALAINNYA

TAJUK: Mengapa Klub-klub Aceh Gagal Bersaing di Liga Nasional?

Unaaha FC Awali 16 Besar dengan Kemenangan, Tekuk Persema

19/06/2026 - 18:04 WIB
Coach Azhar: Unaaha FC Siap Berlaga di Babak 16 Besar Liga 4 Nasional

Coach Azhar: Unaaha FC Siap Berlaga di Babak 16 Besar Liga 4 Nasional

17/06/2026 - 08:32 WIB
Unaaha FC Melaju ke 16 Besar dengan Poin Sempurna

Unaaha FC Melaju ke 16 Besar dengan Poin Sempurna

15/06/2026 - 22:07 WIB
Unaaha FC dan PS Ngada Berebut Status Juara Grup

Unaaha FC dan PS Ngada Berebut Status Juara Grup

15/06/2026 - 10:00 WIB

Yang pertama keputusan Tersebut bersifat sangat prematur . Dalam berbagai kesempatan pihak Kemenpora mengangkat isu adanya mafia sepak bola sebagai salah satu alasan utama pembekuan PSSI. Masalahnya hingga saat ini tidak jelas siapa yang disebut mafia sepak bola, bagaimana modus operandinya , kapan dan dimana mereka melakukannya.

Hingga saat ini belum ada satu orangpun yang dihukum karena terlibat dalam mafia sepak bola, bahkan belum ada satu orang saksipun yang memberikan keterangan pro justisia atau keterangan resmi ke penegak hukum soal keberadaan mafia sepak bola.Jadi sangat aneh jika tiba-tiba Menpora mengeluarkan Keputusan membekukan PSSI.

Yang kedua keputusan tersebut salah alamat. Jika memang Menpora menganggap ada mafia sepak bola seharusnya yang dihukum adalah mereka yang terlibat dalam praktek mafia tersebut dan bukannya PSSI secara institusional. Praktek mafia sepak bola adalah sebuah pelanggaran hukum yang pertanggung-jawabannya individual dan bukan institusional.

Yang ketiga keputusan tersebut tidak bersifat solutif . Hingga hari ini tidak jelas roadmap penyelesaian mafia sepab bola yang akan dilakukan oleh Menpora. Disisi lain, keputusan tersebut secara serta-merta telah mematikan atau setidaknya menghentikan seluruh aktivitas persepakbolaan kita.

“Salah besar kalau pembekuan PSSI hanya akan merugikan ribuan pemain, pelatih, wasit serta manajemen sepak bola. Pembekuan tersebut secara prinsip sangat merugikan seluruh suporter sepak bola Indonesia,” demikian pernyataan juru bicara Serikat Pengacara Rakyat, Habiburokhman dalam rilisnya kepada Rimanews, Senin (15/6/2015).

“Sebagaimana kita ketahui bahwa Sepak Bola adalah olahraga paling digemari di negeri kita,” sambungnya

“Seharusnya Menpora menjelaskan kepada publik tahapan-tahapan  serta target-target penyelesaian masalah mafia sepak bola tersebut sehingga kita tahu kapan masalah ini akan selesai,” pungkasnya.

Petitum atau tuntutan dalam gugatan class action ini adalah meminta Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk :

1.    Menyatakan Menpora telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum oleh Penguasa.

2.    Menghukum Menpora untuk membatalkan Keputusan Pembekuan PSSI.

3.    Menghukum Menpora untuk meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia dengan membuat iklan permintaan maaf di sembilan surat kabar nasional, tujuh situs berita, lima majalah, dan tiga stasiun televisi

sumber: rimanews

Tags: menpora
ShareTweetPin
Previous Post

Veh Kembali Tangani Eintracht Frankfurt

Next Post

PSSI Aceh Besar Harus Perbanyak Kompetisi

BERITA BOLA LAINNYA

Pelatih Aceh Ini Bersiap Cetak Sejarah Bersama Tim Sulawesi

Pelatih Aceh Ini Bersiap Cetak Sejarah Bersama Tim Sulawesi

12/06/2026 - 14:49 WIB
Ini Jadwal PSAP Sigli dan Al Farlaky FC di 64 Besar Liga 4 Nasional

PSAP dan Al Farlaky Gagal ke 32 Besar Liga 4 Nasional

06/06/2026 - 17:49 WIB
Saddil Ramdani Siap Buktikan Diri di Era John Herdman

Saddil Ramdani Siap Buktikan Diri di Era John Herdman

05/06/2026 - 17:25 WIB
Revan Kejar Mimpi Bersama Timnas Futsal U-17 Indonesia

Revan Kejar Mimpi Bersama Timnas Futsal U-17 Indonesia

01/06/2026 - 15:44 WIB
Ini Jadwal PSAP Sigli dan Al Farlaky FC di 64 Besar Liga 4 Nasional

Ini Jadwal PSAP Sigli dan Al Farlaky FC di 64 Besar Liga 4 Nasional

29/05/2026 - 23:49 WIB
Talenta Aceh Tembus Timnas Futsal, Revan Ikut TC U-17 Jelang ke Spanyol

Talenta Aceh Tembus Timnas Futsal, Revan Ikut TC U-17 Jelang ke Spanyol

29/05/2026 - 20:23 WIB
Klub Zulfiandi Dukung Erick Thohir Jadi Ketua Umum PSSI

Piala Presiden 2026 Bukti Sepak Bola Pemersatu dari Akar Rumput

14/05/2026 - 21:03 WIB
Persiraja Berharap Ikut Piala Presiden, Ini Kata Manajemen

Piala Presiden 2026 Resmi Digelar, 2 Klub Aceh Siap Tempur

14/05/2026 - 20:57 WIB
Delapan Tim Melaju ke 8 Besar EPA U-19, Persiraja Terbenam

Delapan Tim Melaju ke 8 Besar EPA U-19, Persiraja Terbenam

07/05/2026 - 15:19 WIB
Persiraja U-19 Kembali Tumbang dari Skuat Sumsel United

Persiraja U-19 “Incar” Kekalahan Ketujuh EPA Championship

02/05/2026 - 07:14 WIB
Load More

Komentar

90 MENIT TERPOPULER

  • Persiraja Umumkan Tujuh Pemain, Jaya Hartono Bentuk Tim Baru

    Persiraja Umumkan Tujuh Pemain, Jaya Hartono Bentuk Tim Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Persiraja Persiapkan Diri Enam Pekan, Mulai Latihan 1 Agustus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Muhammad Reza Naik Kelas, Resmi Gabung Adhyaksa FC

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nasib Liga 1 Tak Menentu, Persiraja Akan Pulang Ke Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Tim Pastikan Promosi ke Liga Nusantara 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

KLASEMEN

UPDATE TERBARU

Madon, Siap Pertajam Lini Serang Adhyaksa FC

Madon, Siap Pertajam Lini Serang Adhyaksa FC

26/07/2026
10 Negara yang Bertekad Bangkit di Piala Dunia 2030

10 Negara yang Bertekad Bangkit di Piala Dunia 2030

25/07/2026
Persiraja Umumkan Tujuh Pemain, Jaya Hartono Bentuk Tim Baru

Persiraja Umumkan Tujuh Pemain, Jaya Hartono Bentuk Tim Baru

24/07/2026
Muhammad Reza Naik Kelas, Resmi Gabung Adhyaksa FC

Muhammad Reza Naik Kelas, Resmi Gabung Adhyaksa FC

24/07/2026
Hanya Australia dan Jepang yang Jadi Harapan Asia

Hanya Australia dan Jepang yang Jadi Harapan Asia

23/07/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Fans Menulis
  • Terms of use
  • Aturan Media Siber

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia

No Result
View All Result
  • HOME
  • BOLA ACEH
  • BOLANESIA
  • PIALA DUNIA
  • ANALISIS
  • A-SPORT
  • LIGA DUNIA
  • FUTSAL
  • PERSIRAJA
  • FANTASY
  • TV
  • Login

© 2020 - CV. Pedagangkata Aceh Media (Pekame). Made with in Indonesia
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia