Pelatih Persiraja Kecewa Berat dengan Penonton, Ini Penyebabnya

Hendri Susilo| Photo MO Persiraja

ACEHFOOTBALL.net — Ada skuel menarik yang sepertinya menarik diulas usai laga antara Persiraja versus PSCS Cilacap, pada Senin (7/10/2019) lalu. Hal itulah yang membuat Hendri Susilo kecewa berat.

Seperti diketahui, dalam laga itu muncul sebuah koar “pajoh peng” yang berarti makan uang. Teriakan itu muncul saat kedua tim masih bermain imbang 1-1.

Peluang berakhir imbang sudah muncul dibenak penonton. Apalagi laga tersisa 10 menit jelang waktu normal berakhir. Menit krusial itulah seisi stadion menggema teriakan “pajoh peng”.

Kapten Persiraja, Mukhlis Nakata mengutarakan rasa kecewanya. “Diteriaki makan uang, padahal kita makan nasi, kecewa saya, jujur saya (kecewa),” ujar Mukhlis yang bermaksud seloroh pada frasa makan nasi bukan makan uang.

“Saya pribadi kecewa dengan teriakan itu. Mungkin itu motivasi, mudah-mudahan ke depan kita butuh dukungan yang positif dari penonton,” katanya.

Ungkapan senadan juga dilontarkan sang pelatih Hendri Susilo. Selama melatih di Liga Indonesia, dirinya belum pernah melakukan hal-hal yang tidak terpuji itu. “Saya juga sepakat dengan Nakata, maaf saya juga kecewa,” tukas dia.

“Saya pelatih di Liga Indonesia, saya bukan idealis, tapi bukan tipe saya seperti itu (makan uang), itu juga saya kecewa, sepakbola, ya sepakbola bagi saya. Maaf saya bukan tipikal pelatih seperti itu, Insya Allah sampai saat ini saya sehat wal’afiat,” kata Hendri.

Pun begitu, Hendri memaafkan apa yang diteriaki penonton. Tapi dia berharap hal tersebut tak diulangi lagi di masa-masa mendatang.

Pada sisi lain, pria asli Jawa tapi kelahiran Bukittinggi, Sumatera Barat itu mengaku sangat nyaman berada di Aceh. “Alhamdulillah pemain, staf pemain, manajemen, semua support saya, jadi nggak ada masalah. Sangat nyaman, kalau boleh saya minta KTP diganti menjadi warga Aceh,” tukas dia.

Seperti diketahui, Persiraja Banda Aceh menutup laga kandang Liga 2 2019 dengan hasil manis usai menekuk PSCS Cilacap dengan skor 2-1 di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, Senin lalu.

Dua gol Persiraja tercipta lewat kaki Ahsanur Rijal pada menit 42 dan Eriyanto pada menit 88. Sementara gol tim tamu dicipatakan oleh Arief Yulianto pada menit 55.

Kemenangan itu mengantarkan Persiraja ke puncak klasemen sementara Grup Barat dengan koleksi 42 poin. Hasil itu juga sekaligus memastikan lolos ke Babak delapan Besar.

Tinggalkan Balasan