ACEHFOOTBALL.net — Inggris kembali berdiri di persimpangan sejarah. Enam puluh tahun setelah menjuarai Piala Dunia 1966, The Three Lions kembali menembus semifinal Piala Dunia FIFA 2026 dan akan menghadapi juara bertahan Argentina di Atlanta Stadium, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB.
Laga klasik ini bukan sekadar perebutan tiket final. Pertemuan Inggris dan Argentina selalu sarat rivalitas serta menyimpan banyak kenangan dalam sejarah Piala Dunia.
Sepanjang sejarah, Inggris baru empat kali mencapai semifinal Piala Dunia. Dari tiga penampilan sebelumnya, mereka hanya sekali berhasil melangkah ke final, yakni saat menjadi tuan rumah pada 1966.
Kala itu, skuad asuhan Alf Ramsey menyingkirkan Portugal 2-1 di Wembley lewat dua gol Bobby Charlton sebelum mengalahkan Jerman Barat 4-2 di partai puncak untuk mengangkat Trofi Jules Rimet.
Namun, setelah kejayaan tersebut, perjalanan Inggris di semifinal selalu berakhir dengan kekecewaan.
Pada Piala Dunia Italia 1990, Inggris nyaris lolos ke final sebelum dikalahkan Jerman Barat melalui adu penalti 3-4 setelah bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan.
Kegagalan itu dikenang sebagai salah satu momen paling menyakitkan dalam sejarah sepak bola Inggris.
Nasib serupa kembali terjadi di Rusia 2018. Inggris sempat unggul cepat atas Kroasia melalui tendangan bebas Kieran Trippier, tetapi akhirnya menyerah 1-2 setelah perpanjangan waktu akibat gol Ivan Perisic dan Mario Mandzukic.
Kini, harapan baru hadir bersama pelatih Thomas Tuchel. Inggris melaju ke semifinal setelah menyingkirkan Norwegia 2-1 lewat dua gol Jude Bellingham dalam laga dramatis hingga babak tambahan.
Di sisi lain, Argentina datang dengan status juara bertahan sekaligus tim yang belum pernah gagal ketika tampil di semifinal Piala Dunia. Dari lima semifinal sebelumnya, La Albiceleste selalu berhasil melaju ke final.
Lionel Messi kembali menjadi pusat permainan Argentina dalam upaya mempertahankan gelar dunia yang mereka raih di Qatar 2022.
Sang kapten akan didampingi Julian Alvarez yang tengah berada dalam performa terbaik setelah mencetak gol penentu kemenangan atas Swiss di babak perempat final.
Pertemuan Inggris dan Argentina di Piala Dunia juga memiliki sejarah panjang. Inggris menang pada 1962 dan 1966, sementara Argentina membalas melalui kemenangan kontroversial di perempat final 1986 yang diwarnai gol “Hand of God” dan gol solo legendaris Diego Maradona.
La Albiceleste kembali menyingkirkan Inggris lewat adu penalti pada babak 16 besar Piala Dunia 1998, sedangkan Inggris membalas kemenangan 1-0 pada fase grup Piala Dunia 2002 melalui penalti David Beckham.
Kali ini, duel klasik tersebut kembali tersaji dengan hadiah yang jauh lebih besar: satu tempat di final Piala Dunia 2026 menghadapi pemenang laga Prancis kontra Spanyol.
Bagi Inggris, kemenangan akan mengakhiri penantian selama 60 tahun untuk kembali tampil di final Piala Dunia. Sementara bagi Argentina, kemenangan akan membawa mereka selangkah lebih dekat menjadi negara pertama yang mampu mempertahankan gelar juara dunia sejak Brasil melakukannya pada 1962.
Sumber: Fifa





















Komentar