ACEHFOOTBALL.net — Afrika Selatan belum ingin berhenti menciptakan sejarah di Piala Dunia 2026.
Setelah untuk pertama kalinya berhasil menembus babak 32 besar, para pemain Bafana Bafana kini bertekad melangkah lebih jauh di turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.
Pemain sayap Afrika Selatan, Tshepang Moremi, menegaskan timnya memiliki keyakinan penuh untuk kembali meraih kemenangan pada fase gugur setelah memastikan kelolosan secara dramatis dari Grup A.
Afrika Selatan merebut tiket ke babak 32 besar berkat kemenangan 1-0 atas Korea Selatan pada laga terakhir grup yang berlangsung di Stadion Monterrey, Meksiko, Kamis (25/6/2026) waktu Indonesia.
Hasil tersebut menjadi pencapaian bersejarah karena untuk pertama kalinya Bafana Bafana berhasil lolos ke fase gugur Piala Dunia melalui jalur kompetitif.
Saat memasuki pertandingan penentuan, posisi Afrika Selatan berada di dasar klasemen dengan hanya mengoleksi satu poin dari dua laga. Mereka membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang tetap hidup.
Setelah mampu meredam tekanan Korea Selatan di awal pertandingan, Afrika Selatan perlahan mengambil alih permainan melalui serangan balik cepat.
Momen penentu hadir ketika Moremi melakukan penetrasi dari sisi kiri dan mengirim umpan mendatar ke kotak penalti yang disambut Thapelo Maseko dengan kontrol sempurna sebelum melepaskan tembakan yang menjadi gol kemenangan.
“Saya sangat bangga dan bersyukur. Kami telah menciptakan sejarah,” kata Moremi kepada FIFA usai pertandingan.
“Itu tidak mudah, tetapi saya sangat senang kami berhasil melakukannya. Sekarang fokus kami adalah memenangkan pertandingan berikutnya karena kami tahu kami mampu melakukannya,” lanjutnya.
Optimisme serupa disampaikan gelandang muda Relebohile Mofokeng yang tampil impresif sepanjang pertandingan.
“Kami akan berjuang sejauh mungkin,” ujar Mofokeng.
“Kami benar-benar percaya dengan kemampuan yang kami miliki. Kami akan terus percaya kepada Tuhan dan memberikan segalanya untuk mencapai tujuan yang kami inginkan.”
Perjalanan Afrika Selatan di fase grup memang tidak mudah. Mereka mengawali turnamen dengan kekalahan 0-2 dari tuan rumah Meksiko sebelum bangkit dan meraih hasil imbang penting melawan Ceko.
Puncaknya terjadi saat mereka mengalahkan Korea Selatan dan memastikan diri lolos ke babak berikutnya.
Menurut Mofokeng, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses belajar yang terus dilakukan tim dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.
“Sepak bola internasional adalah level tertinggi. Sebagai pemain tim nasional, Anda harus terus berkembang,” katanya.
“Perbaikan secara berkelanjutan sangat penting, baik sebagai pemain maupun sebagai pribadi. Anda harus belajar dari kesalahan untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Jika tidak, Anda akan kalah. Kami berkembang dari pertandingan ke pertandingan dan itulah yang paling penting dalam sepak bola.”
Kebangkitan Afrika Selatan dalam beberapa tahun terakhir memang tidak terjadi secara kebetulan. Pada Piala Afrika 2024, mereka berhasil meraih peringkat ketiga, pencapaian terbaik sejak menjadi juara pada 1996 dan runner-up pada 1998.
Kesuksesan tersebut meningkatkan kepercayaan diri generasi baru Bafana Bafana dan menjadi modal penting untuk kembali tampil di Piala Dunia setelah absen selama 12 tahun.
Perkembangan sepak bola Afrika Selatan juga terlihat di level klub. Mamelodi Sundowns menjadi runner-up Liga Champions Afrika 2025 sebelum akhirnya menjuarai kompetisi tersebut pada 2026, hanya beberapa pekan sebelum Piala Dunia dimulai.
“Sepak bola Afrika Selatan terus berkembang dari musim ke musim,” kata Mofokeng.
“Generasi ini luar biasa. Saya percaya bermain bersama beberapa pemain terbaik di dunia. Penampilan mereka sangat baik dan sebagian besar dari kami bermain di liga domestik.”
Ia menegaskan para pemain memiliki tanggung jawab besar untuk terus mengangkat nama negaranya di panggung dunia.
“Kami melakukan hal baik untuk negara kami dan harus terus berjuang. Jika bukan kami yang berjuang, tidak ada orang lain yang akan melakukannya. Kami harus terus bekerja keras untuk mengangkat posisi Afrika Selatan di peta sepak bola dunia.”
Meski sudah mencatat sejarah dengan lolos ke babak 32 besar, ambisi Afrika Selatan belum berakhir.
“Kami akan berjuang sejauh mungkin. Kami benar-benar yakin bisa mencapai target itu dan akan memberikan segalanya,” tegas Mofokeng.
Pada babak 32 besar, Afrika Selatan dijadwalkan menghadapi Kanada di Stadion Los Angeles pada 28 Juni mendatang. Bafana Bafana berharap perjalanan bersejarah mereka di Piala Dunia 2026 masih akan berlanjut.
Sumber: Fifa




















Komentar