ACEHFOOTBALL.net — Piala Dunia FIFA 2026 kembali membuktikan dirinya sebagai panggung terbesar bagi lahirnya bintang-bintang masa depan.
Turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu tidak hanya menghadirkan persaingan sengit antarnegara, tetapi juga melahirkan sejumlah remaja yang sukses mengukir sejarah sebagai pencetak gol termuda sepanjang sejarah Piala Dunia.
Tiga nama baru langsung mencuri perhatian pada edisi kali ini, yakni Ibrahim Mbaye (Prancis), Lamine Yamal (Spanyol), dan Kerim Alajbegovic (Bosnia-Herzegovina).
Ketiganya berhasil menembus daftar 10 pencetak gol termuda dalam sejarah turnamen paling bergengsi di dunia tersebut.
Pencapaian mereka semakin menegaskan bahwa regenerasi sepak bola dunia terus berjalan dengan sangat cepat.
Para pemain muda kini tidak hanya menjadi pelengkap skuad, tetapi sudah mampu tampil sebagai penentu kemenangan di panggung terbesar sepak bola internasional.
Meski demikian, rekor pencetak gol termuda Piala Dunia masih menjadi milik legenda Brasil, Pelé. Pada Piala Dunia 1958 di Swedia, Pelé mencetak gol ke gawang Wales saat berusia 17 tahun 239 hari.
Gol tersebut menjadi awal dari karier gemilang sang legenda yang kemudian mengantar Brasil meraih tiga gelar juara dunia.
Di posisi kedua terdapat Manuel Rosas dari Meksiko yang mencetak gol pada usia 18 tahun 93 hari di Piala Dunia 1930, edisi perdana turnamen tersebut.
Sementara peringkat ketiga ditempati gelandang Spanyol, Gavi, yang mencetak gol dalam kemenangan telak 7-0 atas Kosta Rika pada Piala Dunia 2022 ketika berusia 18 tahun 110 hari.
Piala Dunia 2026 kemudian menghadirkan tiga nama baru dalam daftar elite tersebut. Penyerang muda Prancis, Ibrahim Mbaye, menjadi pemain termuda keempat sepanjang sejarah yang mencetak gol di Piala Dunia setelah membobol gawang lawan pada usia 18 tahun 143 hari.
Tak lama kemudian, Kerim Alajbegovic dari Bosnia-Herzegovina juga mencatatkan namanya dalam sejarah setelah mencetak gol spektakuler ke gawang Qatar.
Gol tersebut membuatnya masuk ke posisi kedelapan dalam daftar pencetak gol termuda sepanjang masa.
Sementara itu, bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, turut melengkapi daftar tersebut setelah mencetak gol saat La Roja menghadapi Arab Saudi.
Pemain yang telah menjadi andalan Spanyol itu kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di sepak bola dunia.
Masuknya ketiga pemain muda tersebut semakin memperkaya daftar yang sebelumnya telah dihuni sejumlah nama besar.
Di antaranya terdapat Michael Owen yang bersinar bersama Inggris pada Piala Dunia 1998, Lionel Messi yang mencetak gol pertamanya di Piala Dunia 2006 bersama Argentina, hingga Kylian Mbappe yang tampil sensasional bersama Prancis pada edisi 2018.
Fenomena ini menunjukkan bahwa usia muda bukan lagi penghalang untuk bersinar di level tertinggi. Justru, Piala Dunia 2026 menjadi bukti bahwa generasi baru sepak bola dunia telah siap mengambil alih panggung dari para legenda yang selama ini mendominasi.
Dengan masih berlangsungnya turnamen, bukan tidak mungkin akan muncul nama-nama baru yang kembali memecahkan rekor usia dan memperpanjang daftar pencetak gol termuda dalam sejarah Piala Dunia.
| Peringkat | Pemain | Negara | Usia Saat Mencetak Gol |
|---|---|---|---|
| 1 | Pelé | Brasil | 17 tahun 239 hari |
| 2 | Manuel Rosas | Meksiko | 18 tahun 93 hari |
| 3 | Gavi | Spanyol | 18 tahun 110 hari |
| 4 | Ibrahim Mbaye | Prancis | 18 tahun 143 hari |
| 5 | Michael Owen | Inggris | 18 tahun 190 hari |
| 6 | Dmitri Sychev | Rusia | 18 tahun 231 hari |
| 7 | Lionel Messi | Argentina | 18 tahun 357 hari |
| 8 | Kerim Alajbegovic | Bosnia-Herzegovina | 18 tahun 361 hari |
| 9 | Lamine Yamal | Spanyol | 18 tahun 363 hari |
| 10 | Nicolae Kovacs | Rumania | 18 tahun 364 hari |
Sumber: Fifa




















Komentar