ACEHFOOTBALL.net – Korea Selatan akhirnya mengakhiri penantian panjang selama 16 tahun untuk meraih kemenangan pada laga pembuka Piala Dunia.
Taegeuk Warriors mengawali kiprah di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan dramatis 2-1 atas Ceko pada pertandingan Grup A di Stadion Guadalajara, Kamis.
Sempat tertinggal lebih dulu, Korea Selatan bangkit melalui gol Hwang In-Beom dan Oh Hyeon-Gyu yang memastikan tiga poin pertama bagi tim asuhan Hong Myung-Bo tersebut.
Kemenangan ini terasa istimewa karena terakhir kali Korea Selatan memenangkan pertandingan pembuka Piala Dunia terjadi pada edisi 2010.
Dalam dua edisi berikutnya, yakni 2014 dan 2018, start lambat membuat mereka gagal melangkah ke fase gugur.
Pada Piala Dunia 2022 Qatar, Korea Selatan memang berhasil lolos ke babak 16 besar, tetapi tiket tersebut diraih melalui perjuangan dramatis setelah mencetak gol kemenangan pada menit ke-91 saat menghadapi Portugal.
Menghadapi Ceko, Korea Selatan sebenarnya tampil dominan sejak awal. Mereka menguasai 62 persen penguasaan bola dan terus menekan pertahanan lawan.
Pelatih Hong Myung-Bo kembali menggunakan skema tiga bek yang mulai diterapkan sejak Maret lalu. Namun, pendekatan tersebut tidak membuat Korea bermain pasif. Para bek sayap aktif membantu serangan, terutama Seol Young-Woo di sisi kanan.
Lee Kang-In juga tampil lebih bebas. Beroperasi dari sisi sayap, pemain tersebut sering bergerak ke tengah untuk menjalankan peran sebagai gelandang serang.
Korea Selatan menciptakan peluang pertama melalui tembakan jarak jauh Lee Kang-In pada menit ke-14. Sepakannya dari luar kotak penalti memaksa kiper Ceko, Matěj Kovář, melakukan penyelamatan.
Kapten Son Heung-Min juga beberapa kali mengancam gawang lawan. Namun, peluang demi peluang Korea belum mampu berbuah gol hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Korea semakin agresif. Kovář tampil gemilang dengan menggagalkan sejumlah peluang, termasuk dua penyelamatan beruntun yang menghentikan upaya Lee Kang-In dan Lee Jae-Sung.
Namun, sepak bola kembali menunjukkan sisi kejamnya. Saat Korea sedang menguasai pertandingan, Ceko justru berhasil membuka keunggulan pada menit ke-57.
Berawal dari lemparan jauh Vladimír Coufal, Ladislav Krejčí memenangkan duel udara dan mencetak gol lewat sundulan keras.
Tertinggal membuat Korea meningkatkan tekanan. Hasilnya datang hanya 10 menit kemudian.
Hwang In-Beom menjadi penyelamat. Mendapat umpan dari Lee Kang-In, gelandang Korea itu mengecoh Kovář sebelum melepaskan bola ke gawang yang kosong untuk menyamakan kedudukan.
Gol tersebut mengubah momentum pertandingan.
Korea bahkan nyaris kembali kebobolan akibat kelemahan dalam mengantisipasi bola mati. Namun, sundulan Tomáš Souček dianulir karena offside.
Petaka bagi Ceko akhirnya datang pada menit ke-80. Hwang In-Beom kembali menjadi kreator setelah mengirim umpan silang akurat dari sisi kanan yang diselesaikan Oh Hyeon-Gyu dengan tembakan keras.
Gol tersebut memastikan kemenangan 2-1 Korea Selatan.
Selain memberikan tiga poin, kemenangan ini juga menjadi modal penting bagi Son Heung-Min dan kolega dalam persaingan Grup A.
Setelah bertahun-tahun selalu kesulitan pada laga pembuka, Korea Selatan kini berada dalam posisi lebih nyaman sejak awal turnamen.
Bagi Taegeuk Warriors, kemenangan ini bukan sekadar angka di klasemen, tetapi tanda bahwa mereka datang ke Piala Dunia 2026 dengan keyakinan baru.
Sumber: Espn





















Komentar