Pekan keempat Liga Inggris menjadi semacam neraka bagi tim-tim elitenya. Sejauh ini, baru Manchester City yang masih sempurna, sementara juara bertahan sudah keok duluan.
Hasil Liga Premier Inggris pada pekan keempat adalah menjadi duku bagi tim unggulan yang kalah dari lawannnya masing-masing.
Tercatat, juara bertahan Chelsea yang tampil di hadapan publik sendiri di Stamford Bridge tunduk 1-2 dari tamunya Crystal Palace. Nasib yang sama juga menimpa Liverpool yang malah kalah lebih besar dari tamunya West Ham United 0-3.
Belum cukup, Manchester United juga keok dari tuan rumah Swansea City, 1-2. Tetangga Setan Merah, Manchester City malah mencatatkan hasil positif dengan mengalahkan Stamford 2-0.
Lewat kemenangan tersebut Sergio Aguero mencatatkan poin sempurna 12 dari empat kali laga. Manchester City kini memimpin klasemen sementara Liga Premier Inggris.
Yang tak kalah menarik tentu saja, pertandingan yang keras dan kasar. Itu terbukti dengan torehan kartu merah yang lahir di 10 duel pekan keempat Premier League musim 2015/16.
Tercatat ada enam kartu merah yang lahir di pekan keempat. Stoke City menjadi tim yang paling banyak mendapatkan kartu merah di pekan keempat Premier League.
Dua pemain andalan mereka, Ibrahim Afellay dan Charlie Adam, diusir wasit karena membuat keributan di atas lapangan saat Stoke kalah dari West Bromwich Albion.
Kemudian, striker Newcastle United, Aleksandar Mitrovic, juga mendapatkan kartu merah. Mitrovic diusir wasit karena melancarkan tekel yang sangat keras kepada gelandang muda Arsenal, Francis Coquelin.
Di laga Liverpool versus West Ham United, ada dua kartu merah yang lahir. Wasit Kevin Friend mengusir Philippe Coutinho karena sudah mengantongi dua kartu kuning. Kemudian, Mark Noble juga harus mandi lebih dulu usai mengganjar Danny Ings.
Pertandingan antara Southampton versus Norwich City juga diwarnai kartu merah. Bek sayap Norwich, Steven Whittaker, harus diusir wasit Jon Moss usai mendapatkan dua kartu kuning. Whittaker melakukan pelanggaran keras dalam tempo tiga menit saja.
Editor: Indra



















Komentar