Swansea City sepertinya menjadi ganjalan terbesar bagi seorang Louis van Gaal. Sebagai Manajer Manchester United, dia belum mampu menundukkan tim medioker tersebut sejak menangani tim itu musim lalu.
Teranyar adalah kekalahan Setan Merah dalam lanjutan Liga Premier Inggris pada pekan keempat, Minggu (30/8/2015). Itu menjadi bukti betapa Louis van Gaal harus manyun saat keluar Liberty Stadium.
Bagi Swansea City, kemenangan itu adalah ketiga beruntun atas Manchester United. Musim lalu, pasukan Gary Monk juga menang back to back dengan skor identik 2-1 baik di kandang sendiri maupun di Old Trafford.
Bagi Louis van Gaal, kekalahan ini menjadi pelajaran baru. Manchester United yang sudah unggul lebih dulu malah tersalip secara skor dan harus pulang dengan tangan hampa.
Kekalahan juga berdampak pada posisi Manchester United di klasemen yang juga tersusul oleh Swansea City.
“Kami kalah dalam lima menit dan kami tidak bisa melakukannya. Kami harus belajar dari situ.” kata mantan pelatih Barcelona, Bayern Muenchen ini.
Editor: Indra



















Komentar