Kemarin 29 Juli 2015, Martunis tepat satu bulan sudah menuntut ilmu sepakbola di Akademi Sporting Lisbon, Portugal. Selama itu pula dia memendam kerinduan akan kampung halaman. Tapi demi cita-cita dia mengaku harus kuat.
Di balik itu, sebagai remaja biasa dia juga tergoda dengan gaya anak muda di depan kamera, apalagi kalau bukan selfie. Lewat media sosial dia juga “memberi” kabar kepada kerabat dan teman-teman dekat.
Salah satu kabar terbarunya adalah sebuah foto selfie bertelanjang dada. Foto terbaru ini terlihat ada sedikit perubahan pada wajah pemuda kelahiran Tibang, 2 Mei 1997.
“Badan juga sedikit berisi, mungkin ini akibat latihan dan fitnes,” ujar abang asuh Martunis, Munawardi di Banda Aceh kepada ACEHFOOTBALL.com, tadi pagi.
Dia menyebutkan, selama satu bulan terakhir di Lisbon, alumnus SSS Real Madrid Aceh itu, baru dua pekan efektif berlatih di tim usia 17. “Dua pekan pertama dia masih beradaptasi, apalagi sedang liburan juga,” sebutnya.
Praktis, sambung Munawardi, hanya dua minggu Martunis mengikuti latihan ketat di akademi, setelah dia dinyatakan lolos tes kesehatan.
Foto tersebut dipublis Martunis lewat akun Twitter @martunisCR8. “Itu akun resminya. Sekarang memang banyak bermunculan akun-akun yang mengatasnamakan Martunis. tapi selama itu positif tak masalah,” sebut Munawardi.
Nama Martunis kembali menghentak dunia usai diperkenalkan oleh manajemen Sporting Lisbon, pada 1 Juli lalu. Dia mendarat di Portugal pada 29 Juni lalu untuk menggapi cita-cita di akademi yang sudah membesarkan idolanya, Cristiano Ronaldo.
Pemain yang kini merumput di Real Madrid itu meniti kariernya pada 1997 hingga 2001 di akademi tersebut, sebelum akhirnya naik ke level senior Sporting. Ronaldo masuk kala usianya masih berusia 12 tahun.
Reporter: Dany Beckz
Editor: Indra








Komentar