ACEHFOOTBALL.net — Deltras FC menghadapi ujian penting untuk mempertahankan puncak klasemen Pegadaian Championship 2026/27 saat menjamu De Red FC di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (31/10/2026).
The Lobster terancam kehilangan dua pemain asing andalan akibat cedera, sementara tim tamu datang dengan pekerjaan rumah memperbaiki penyelesaian akhir.
Deltras berpotensi tampil tanpa gelandang asal Brasil, Rian Lopes, dan bek asal Iran, Jahanbakhsh Taher. Keduanya mengalami masalah kebugaran setelah Rian lebih dahulu absen saat menghadapi Kendal Tornado FC, Sabtu (24/10), sedangkan Taher mengalami cedera dalam pertandingan tersebut.
Pelatih Deltras FC, Leonard Tupamahu, memperkirakan Rian membutuhkan waktu pemulihan satu hingga dua pekan.
“Kemungkinan Rian bisa istirahat selama satu atau dua pekan,” kata Leonard seperti dikutip dari laman resmi operator liga.
Kondisi Taher masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan tim medis. Bek berusia 36 tahun itu harus ditarik keluar pada menit ke-85 dan digantikan Rizky Pellu.
“Saya sempat melihat kondisi Taher, sepertinya agak sedikit mengkhawatirkan,” ujar Leonard.
Ia berharap cedera Taher tidak serius sehingga sang pemain bisa kembali merumput setelah menjalani pemulihan.
“Saya sih berharapnya tidak terlalu parah. Semoga dia (Taher) cuma butuh istirahat selama satu atau dua pekan. Setelah itu semoga bisa pulih kembali,” katanya.
Potensi absennya kedua pemain menjadi perhatian karena kontribusi mereka cukup penting. Rian telah mencatatkan dua assist, sedangkan Taher menyumbang dua gol dan satu assist.
Di kubu lawan, De Red FC juga tengah membenahi aspek krusial, yakni efektivitas penyelesaian akhir. Pelatih Aji Santoso menyoroti peluang yang terbuang saat timnya bermain imbang 2-2 melawan Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Ahad (25/10).
Dalam laga itu, De Red FC dua kali tertinggal sebelum dua gol Keven Alleson Rubim De Moraes menyelamatkan tim dari kekalahan. De Red FC melepaskan 14 tembakan, tetapi hanya empat yang mengarah tepat ke gawang dan menghasilkan dua gol.
“Tugasnya seorang striker adalah mencetak gol. Ketika ada peluang tidak bisa mencetak gol, tentunya ini sangat disayangkan,” kata Aji.
Pelatih berlisensi AFC Pro tersebut memilih fokus menyiapkan tim untuk menghadapi Deltras, terlebih De Red FC kembali harus menjalani laga tandang.
“Ya, di dalam kompetisi itu tentunya kita satu-satu ya, karena belum main home, nanti ini away lagi melawan Deltras FC. Jadi saya akan fokus dulu untuk pertandingan melawan Deltras,” ujarnya.
De Red FC punya modal dari tiga laga tandang sebelumnya, dengan catatan satu kemenangan dan dua hasil imbang. Sementara itu, Deltras cukup kuat di kandang dengan dua kemenangan dan satu hasil imbang dari tiga pertandingan, serta produktivitas delapan gol.
Di klasemen sementara, Deltras memimpin dengan 15 poin dari empat kemenangan dan tiga hasil imbang. De Red FC berada di peringkat kedelapan dengan enam poin, hasil satu kemenangan, tiga imbang, dan tiga kekalahan.
Duel di Sidoarjo pun menjadi ujian bagi kedua tim: Deltras harus menjaga konsistensi jika kehilangan pemain penting, sedangkan De Red FC dituntut lebih klinis agar mampu mencuri poin dari pemuncak klasemen. [i]






















