Liga 2

PSIS Hancurkan Sumsel United 4-1 di Jakabaring

ACEHFOOTBALL.net — PSIS Semarang akhirnya menemukan kembali jalan kemenangan. Setelah melewati empat pertandingan tanpa hasil maksimal, Mahesa Jenar bangkit dengan melumat tuan rumah Sumsel United 4-1 pada pekan kesembilan Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu (7/11/2026).

Kemenangan telak ini menjadi suntikan kepercayaan diri bagi PSIS yang sebelumnya hanya mampu meraih dua hasil imbang dan menelan dua kekalahan dalam empat pertandingan terakhir.

Empat gol PSIS masing-masing dicetak Deri Corfe, Jonathan Bustos, Lorensius Sabda, serta satu gol bunuh diri striker Sumsel United, Ikechukwu Ngwoke. Sementara gol hiburan tuan rumah juga disumbangkan Ngwoke.

Pelatih PSIS Semarang, Widodo Cahyono Putro, bersyukur timnya akhirnya mampu mengakhiri periode sulit tersebut. Namun, ia mengingatkan para pemain agar tidak cepat puas karena perjalanan kompetisi masih panjang.

“Bersyukur, PSIS bisa memenangkan laga kali ini. Dalam empat laga sebelumnya, tidak pernah menang. Tapi di pertandingan ini, kita lihat pemain kerja keras untuk bisa mendapatkan kemenangan. Tapi ingat, kita tidak boleh lupa diri, tetap fokus ke depan karena masih banyak pertandingan yang sudah menanti. Tetap rendah hati dan kerja keras lagi untuk laga berikutnya,” ujar Widodo seusai pertandingan.

Pelatih yang akrab disapa WCP itu mengakui kemenangan tidak mudah diraih dalam beberapa pertandingan sebelumnya. Menurutnya, kerja keras dan chemistry antarpemain menjadi faktor penting untuk membangun kembali performa tim.

Ia juga melihat perkembangan positif dari skema permainan PSIS yang mulai menghasilkan gol melalui kerja sama antarpemain.

“Tujuan kita semua, tentu ingin menang pada tiap laga. Laga kali ini kami juga inginkan itu. Harus kerja keras, ada chemistry antarpemain. Kita lihat beberapa gol tercipta dengan skema. Harapannya, ini bisa terus diasah lagi,” katanya.

Mengenai persaingan Grup A atau Grup Barat, Widodo menilai kompetisi masih sangat terbuka. Dengan 18 pertandingan tersisa, setiap tim masih memiliki peluang memperbaiki posisi di klasemen.

Ia menyoroti ketatnya persaingan musim ini, termasuk kemunculan sejumlah tim yang mampu tampil kompetitif meski tidak diunggulkan sejak awal.

“Masih ada 18 laga tersisa. Persaingan cukup ketat. Beberapa tim yang tidak diunggulkan mampu tampil bagus dan ada di papan atas, seperti PSPS yang kini ada di puncak. Ada juga tim yang pelan-pelan tapi konsisten juga ada. Tiap tim punya caranya sendiri untuk persaingan di kompetisi,” ungkapnya.

Sementara itu, pemain PSIS, Lorensius Sabda, juga menyambut positif kemenangan di Palembang. Ia menyebut tiga poin tersebut sangat berarti setelah timnya kesulitan mendapatkan hasil maksimal dalam beberapa laga sebelumnya.

“Puji syukur kami bisa raih tiga poin di sini. Laga yang tak mudah. Sebelumnya kita sangat sulit dapat poin. Di laga ini kita kerja keras, kita jalankan instruksi pelatih untuk bisa dapat tiga poin,” pungkasnya.

Tambahan tiga poin membuat PSIS sementara mengoleksi 14 poin dari sembilan pertandingan, hasil empat kemenangan, tiga kali imbang, dan dua kekalahan. Mahesa Jenar kini menempati peringkat ketiga klasemen sementara Grup A atau Grup Barat. [i]

Harian Aceh Indonesia
BINTANG
‹
›

Berita Terkait

Beri Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *