ACEHFOOTBALL.net — Kiper Adhyaksa FC, Dimas Fani Firmansyah, menjadi penyelamat timnya saat menjamu PSPS Pekanbaru pada pekan kedelapan Pegadaian Championship 2026/27 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (31/10/2026) sore.
Penyelamatan penalti pada masa tambahan waktu memastikan Adhyaksa terhindar dari kekalahan dan mengakhiri laga dengan skor 1-1.
Momen krusial itu terjadi pada menit ke-90+2. Dimas Fani sukses membaca arah sepakan Antonio Gamaroni dari titik putih. Aksi tersebut sekaligus menggagalkan peluang PSPS membawa pulang tiga poin dari Bekasi.
Usai pertandingan, kiper berusia 26 tahun itu mengaku bersyukur atas hasil imbang tersebut. Meski target awal Adhyaksa adalah meraih kemenangan di kandang sendiri, satu poin tetap patut disyukuri berkat perjuangan seluruh pemain.
“Tentu kami sebagai pemain berharap bisa meraih tiga poin karena ini di kandang sendiri. Namun, kami tetap bersyukur tidak kalah dan masih diberi satu poin. Alhamdulillah di menit akhir lawan dapat penalti dan saya bisa menyelamatkannya,” ujar Dimas dalam konferensi pers.
Penampilan tersebut semakin menegaskan peran penting Dimas di bawah mistar Adhyaksa FC musim ini. Ia selalu dipercaya sebagai starter dalam delapan pertandingan yang telah dijalani tim. Sepanjang periode itu, lini pertahanan Adhyaksa tercatat hanya kebobolan tujuh gol.
Dimas mengapresiasi kepercayaan yang diberikan pelatih dan jajaran staf. Ia menyebut kekompakan serta komunikasi antarpemain menjadi kunci menjaga pertahanan tetap solid.
“Saya berterima kasih kepada head coach dan jajaran pelatih yang sudah percaya kepada saya di delapan pertandingan ini sebagai starter. Saya harus membuktikannya dengan tetap fokus, disiplin, dan berprinsip jangan sampai bobol. Kuncinya kompak di belakang dan saling komunikasi saja,” tambahnya.
Meski berhasil menggagalkan penalti, Dimas menegaskan Adhyaksa harus segera berbenah. Ia berharap timnya mampu tampil lebih baik dan kembali meraih kemenangan pada pertandingan berikutnya.
“Hasil ini tetap disyukuri. Semoga ke depan, saat lawan Semen Padang, kita bisa meraih tiga poin. Yakin, bismillah,” pungkasnya.
Penyelamatan di menit-menit akhir itu menjadi bukti pentingnya peran Dimas bagi Adhyaksa. Satu poin memang bukan target utama, tetapi aksinya memastikan tim tetap terhindar dari kekalahan di hadapan pendukung sendiri. [i]























