ACEHFOOTBALL.net — Madura United FC gagal melanjutkan tren kemenangan pada awal BRI Super League 2026/27 setelah takluk 0-2 dari Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kediri, Jumat (9/10/2026) sore.
Dua gol penyerang asal Portugal, Eduardo Barbosa, pada menit ke-9 dan 25 memastikan kemenangan Persik sekaligus menghentikan laju tiga kemenangan beruntun Madura United pada awal musim ini.
Pelatih Madura United, Jose Gomes atau Ze Gomes, mengakui timnya tampil kurang maksimal pada babak pertama. Dua gol cepat Persik membuat Laskar Sape Kerrab kesulitan mengembangkan permainan.
“Kami melihat dua momen pada pertandingan ini, babak pertama dan kedua. Memang babak pertama kami kurang baik dari awal sampai gawang kami kebobolan dua kali,” ujar Ze Gomes.
Situasi Madura United semakin sulit setelah harus bermain dengan 10 pemain akibat kartu merah. Kekurangan jumlah pemain membuat upaya mengejar ketertinggalan semakin berat, terlebih Persik mampu memanfaatkan keunggulan tersebut.
Ze Gomes mengatakan, timnya berusaha memperbaiki permainan setelah jeda. Diskusi di ruang ganti dilakukan untuk membangkitkan semangat pemain dan mencari peluang memperkecil ketertinggalan.
“Kartu merah itu membuat kami sulit, karena Persik Kediri merupakan tim bagus. Tetapi, kami diskusi dengan pemain di ruang ganti untuk babak kedua, jadi mereka bisa main maksimal dan mendapat dua peluang untuk bisa cetak gol babak kedua, walaupun pemain kami kurang,” jelasnya.
Namun, dua peluang yang didapat pada babak kedua gagal dikonversi menjadi gol. Madura United pun harus pulang tanpa poin dari markas Persik.
Kekalahan dalam derbi Jawa Timur tersebut menjadi hasil negatif pertama Madura United setelah sebelumnya menyapu bersih tiga pertandingan awal BRI Super League 2026/27.
“Kami harus terima kekalahan pada sore ini,” pungkas Ze Gomes.
Hasil ini menjadi bahan evaluasi bagi Madura United untuk memperbaiki konsistensi permainan dan kembali ke jalur kemenangan pada laga berikutnya. []























