ACEHFOOTBALL.net — Persijap Jepara menghadapi ujian penting saat menjamu Java United FC pada pekan ketujuh BRI Super League 2026/27 di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Sabtu (24/10/2026) malam.
Laga ini menjadi momentum pembuktian bagi Juan Cortes yang kembali dipercaya menangani Laskar Kalinyamat.
Persijap tengah terpuruk setelah menelan enam kekalahan beruntun dalam enam pertandingan awal musim. Catatan buruk itu membuat laga melawan Java United menjadi kesempatan penting bagi Cortes untuk mengangkat kepercayaan diri tim sekaligus memburu poin perdana yang dapat mengubah situasi.
Pelatih asal Spanyol tersebut sebelumnya memimpin Persijap dalam dua pertandingan awal musim ini. Namun, hasilnya belum memuaskan setelah timnya kalah 0-2 dari Madura United di laga tandang dan takluk 0-1 dari Borneo FC Samarinda saat bermain di kandang.
Setelah sempat ditangani Mario Lemos dan caretaker Antonio Claudio, Persijap kini kembali berada di bawah kendali Cortes. Ia menegaskan, saat ini bukan waktunya mencari pihak yang harus disalahkan, melainkan menyatukan seluruh elemen tim untuk memperbaiki keadaan.
”Terkait kondisi yang ada, tidak perlu saling menyalahkan. Apakah itu Mario Lemos, Antonio Claudio atau saya atau siapa pun. Sekarang saatnya kita bersatu menuju satu tujuan. Membawa Persijap ke tempat yang lebih baik. Dan sekarang kita terus berusaha untuk itu,” kata Juan Cortes.
Cortes meyakini rentetan hasil buruk pada awal musim telah menjadi pelajaran bagi para pemain. Ia juga menegaskan bahwa setiap pemain harus memahami tanggung jawab masing-masing demi membawa Persijap keluar dari situasi sulit.
Meski optimistis menatap pertandingan, Cortes mengingatkan anak asuhnya agar tidak meremehkan Java United. Lawan mereka memiliki catatan yang lebih stabil dengan dua kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan dari enam pertandingan. Hasil tersebut menempatkan Java United di papan tengah klasemen.
“Tentang Java United, mereka adalah tim yang kuat. Namun Persijap punya semangat yang kuat pula untuk dapat meraih poin,” ujar Cortes.
Bagi Persijap, semangat saja tidak cukup. Laskar Kalinyamat harus membuktikannya melalui penampilan yang lebih solid dan hasil nyata di lapangan.
Kemenangan atau setidaknya raihan poin akan menjadi modal penting bagi Cortes untuk membangun kembali kepercayaan diri tim setelah awal musim yang mengecewakan. [i]























