ACEHFOOTBALL.net — Pelatih PSPS Pekanbaru asal Aceh, Akhyar Ilyas, akan menjajal kekuatan Persela Lamongan yang kini ditangani mantan pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti, dalam laga uji coba di Stadion Surajaya, Sabtu (29/8/2026).
Pertemuan kedua tim menjadi kesempatan bagi Akhyar untuk mengukur kesiapan PSPS menghadapi persaingan Championship. Di sisi lain, Bima Sakti menjadikan laga tersebut sebagai ujian penting sebelum Persela tampil di kompetisi resmi.
Bagi Persela, pertandingan ini bukan sekadar uji coba. Laga tersebut sekaligus menjadi simulasi pertandingan kandang sekaligus bagian dari rangkaian persiapan menuju Championship.
“Ini pertandingan yang jadi ujian kami sebelum tampil di Championship,” kata Bima Sakti.
Karena itu, Bima menyiapkan tim secara maksimal. Dari sisi fisik, pelatih berusia 50 tahun itu memastikan Daniel Goncalves dan kawan-kawan sudah berada dalam kondisi siap.
Pekerjaan rumah Persela kini lebih banyak berada pada aspek taktikal.
Bima menyebut perkembangan tim dalam menerapkan strategi, baik ketika menyerang maupun bertahan, sudah mulai terlihat. Namun, ia masih akan terus mematangkannya sebelum kompetisi resmi bergulir.
“Tapi sudah ada progres untuk taktikal, baik attacking maupun defending,” ujarnya.
Duel menghadapi PSPS juga menjadi momentum bagi Bima untuk melihat sejauh mana para pemain mampu menjalankan skema yang selama ini dilatih. Terlebih, pertandingan akan berlangsung di hadapan suporter Persela.
Bima ingin memberikan kemenangan sebagai hadiah bagi masyarakat Lamongan yang kembali dapat menyaksikan tim kesayangannya secara langsung di stadion.
“Tentunya ini jadi kegembiraan juga untuk masyarakat Lamongan,” katanya.
Kehadiran ribuan suporter menjadi pengalaman penting bagi pemain Persela. Musim ini, suporter kembali diperbolehkan hadir dalam pertandingan kandang setelah sebelumnya terdapat pembatasan.
Karena itu, Bima meminta anak asuhnya tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga mampu menikmati atmosfer pertandingan.
“Karena musim ini Persela kembali bisa dihadiri suporter di laga kandang. Jadi pemain harus bisa menikmati suasana pertandingan,” tuturnya.
Di sinilah laga melawan PSPS menjadi semakin penting. Akhyar Ilyas akan mencoba melihat kekuatan Persela secara langsung, sementara Bima Sakti punya kesempatan menguji sejauh mana kesiapan pasukannya menghadapi lawan yang juga tengah mempersiapkan diri menuju Championship.
Bima pun berharap momentum kembalinya suporter ke stadion menjadi awal yang positif bagi hubungan tim dan pendukung.
Ia mengingatkan agar dukungan diberikan secara sportif dan tidak kembali menimbulkan persoalan seperti yang pernah terjadi.
“Musim ini bisa kembali datang ke stadion, harus dimanfaatkan dengan dukungan yang positif. Jangan sampai terulang lagi hal-hal yang tidak baik dalam memberi dukungan kepada Persela,” ucapnya.
Duel PSPS dan Persela pun menjadi lebih dari sekadar pertandingan pemanasan. Ini adalah kesempatan bagi dua pelatih, Akhyar Ilyas dan Bima Sakti, untuk mengukur kesiapan tim masing-masing sebelum memasuki persaingan Championship. [ileague]





















Komentar