ACEHFOOTBALL.net — Kemenangan telak 7-0 atas Persipal FC pada pekan ke-23 Pegadaian Championship 2025/2026 tak membuat pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, terlena.
Ia justru mengingatkan para pemain Super Elja agar tidak cepat puas dan tetap menjaga konsistensi hingga akhir kompetisi.
Bermain di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (4/4/2026), PSS tampil dominan sejak awal hingga akhir pertandingan. Tuan rumah bahkan sudah unggul cepat melalui gol bunuh diri pemain Persipal, Fauzan Hanif, pada menit ke-13.
Dominasi PSS terus berlanjut hingga babak pertama berakhir. Gustavo Tocantins menggandakan keunggulan lewat eksekusi penalti pada menit ke-39 sebelum kembali mencetak gol dua menit berselang pada menit ke-41.
Menjelang turun minum, Frederic Injai ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-45.
Memasuki babak kedua, PSS tetap tampil agresif. Gol bunuh diri Meru Kimura pada menit ke-48 semakin memperlebar jarak.
Gustavo Tocantins kemudian melengkapi performa gemilangnya dengan dua gol tambahan pada menit ke-56 dan 88, sekaligus memastikan kemenangan telak 7-0 bagi tim tuan rumah.
Empat gol yang dicetak Tocantins menjadi sorotan utama dalam pertandingan tersebut. Penyerang asal Brasil itu tampil tajam dan menjadi momok bagi pertahanan Persipal sepanjang laga.
Meski meraih kemenangan besar, pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis menegaskan bahwa hasil tersebut tidak boleh membuat timnya cepat merasa puas.
“Bersyukur atas kemenangan besar ini dengan skor 7-0. Gustavo Tocantins mampu mencetak empat gol, dan itu merupakan pencapaian yang luar biasa.”
“Saya juga mengapresiasi seluruh pemain karena mereka mampu menjalankan taktik yang sudah disiapkan dengan sangat baik,” ujar Ansyari Lubis usai pertandingan.
Ia menilai keberhasilan timnya meraih kemenangan besar tidak lepas dari kedisiplinan pemain dalam menerapkan strategi yang telah dirancang oleh tim pelatih.
“Permainan Persipal FC bisa kami tekan sejak awal. Semua pemain menunjukkan kualitas permainan yang maksimal. Alhamdulillah kami bisa memenangkan pertandingan ini,” tambahnya.
Meski demikian, Ansyari mengingatkan anak asuhnya agar tidak terbuai oleh kemenangan besar tersebut.
“Yang saya harapkan dari para pemain adalah konsistensi. Rasa percaya diri ini harus dijaga bersama-sama dan ditunjang dengan tanggung jawab kolektif. Yang paling penting, jangan terlalu cepat merasa puas,” tegasnya.
Kemenangan ini membuat PSS Sleman kembali mengunci posisi puncak klasemen Grup 2 dengan koleksi 49 poin, unggul tiga angka dari Persipura Jayapura yang menempel di posisi kedua dengan 46 poin.
Hasil tersebut sekaligus mempertegas persaingan ketat di papan atas klasemen Pegadaian Championship musim ini. [ileague.di]





















Komentar