ACEHFOOTBALL.net — Persiraja Banda Aceh kembali bertemu PSPS Riau pada putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26.
Laga ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (14/2/2026), di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh.
Pertemuan kedua tim di musim ini sebelumnya berlangsung sengit. Pada putaran pertama, Persiraja harus mengakui keunggulan PSPS dengan skor 0-1 saat bertandang ke Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai.
Namun, pada putaran kedua, Laskar Rencong membalas dengan kemenangan meyakinkan 4-2 di hadapan publik sendiri di Banda Aceh.
Pertemuan di putaran ketiga ini diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama membutuhkan poin untuk menjaga peluang di papan atas klasemen.
Persiraja disebut ingin melanjutkan tren positif di kandang, sementara PSPS datang dengan ambisi mencuri poin di laga tandang.
Manajemen dan tim pelatih Persiraja menilai laga melawan PSPS sebagai salah satu pertandingan krusial di fase akhir kompetisi.
Konsistensi permainan dan pemanfaatan keuntungan bermain di kandang menjadi faktor kunci bagi Persiraja untuk menjaga asa promosi.
Pelatih Persiraja Banda Aceh, Jaya Hartono, mengaku optimistis anak asuhnya mampu mengamankan poin penuh saat menjamu PSPS Pekanbaru.
Menurutnya, semangat M. Revan dan kolega selama masa persiapan menjadi modal penting menghadapi laga krusial tersebut.
“Dengan persiapan yang kami jalani, kami yakin bisa meraih kemenangan,” ujar mantan pelatih Persib Bandung itu.
Jaya juga menegaskan pihaknya telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kelemahan tim pada putaran pertama dan kedua, khususnya di sektor pertahanan yang digalang Ariel Kurung dan kolega.
Didampingi gelandang asal Aceh Timur Muammar Khadapi, Jaya turut mengharapkan dukungan penuh suporter Laskar Rencong.
Ia mengajak publik sepak bola Aceh untuk hadir langsung di Stadion H. Dimurthala (SHD) guna memberikan energi tambahan bagi Muharir dan rekan-rekan.
Di kubu tamu, pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso, menegaskan setiap laga di putaran ketiga ibarat final. Ia mengingatkan bahwa rekor pertemuan kedua tim musim ini masih imbang 1-1—PSPS menang di putaran pertama, sementara Persiraja membalas di leg kedua.
“Semua pemain datang ke Aceh dengan tekad kuat. Kami ingin mencuri poin. Satu atau tiga poin sangat mungkin kami dapatkan,” kata Aji, yang hadir bersama andalan timnya, Asir Azis.
Duel Persiraja versus PSPS diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di awal putaran ketiga, dengan pertarungan strategi dua pelatih sarat pengalaman serta gengsi klasik dua kekuatan sepak bola Sumatra.





















Komentar